Data TNP2K Menurun, Permintaan Raskim Tetap Bertambah

Jumat, 13 Juli 2012 - 22:08:35 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Meskipun usulan subsidi untuk beras masyarakat miskin (Raskin) sesuai data Tim Nasional Penanggulangan dan Pengentasan Kemiskinan (TNP2K), telah terjadi pengurangan sebanyak 1.159 Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) menurun.

Namun bagi pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis tetap mengupayakan melakukan penyaluran bantuan Raskin tersebut kepada penerima sesuai dengan jumlah data penerima per-Januari sampai dengan Mei 2012.

Usulan penambahan subsidi Raskin tersebut, Pemkab Bengkalis melalui Bagian Perekonomian telah mengusulkan anggaran tambahan di APBD Perubahan 2012.

"Walaupun data TNP2k turun, kita upayakan seluruh Rumah Tangga Miskin (RTM) di Kabupaten Bengkalis tetap menerima sesuai dengan data penerima bulan Januari sampai dengan Mei. Dana subsidi itu, diusulkan di APBD Perubahan 2012 ini. Mudah-mudahan mendapat persetujuan dari DPRD Bengkalis," ujar Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Bengkalis Hamdan, kepada sejumlah wartawan di Bengkalis, Jumat (13/7/12).

"Terjadinya pengurangan tersebut, selain data dari BPS juga sesuai dengan pendataan oleh tim Program Pendataan Perlindungan Sosial (P3S)," tambah mantan Kepala Bagian PDE Setdakab Bengkalis ini lagi.

Hamdan belum bisa menjelaskan berapa usulan subsidi untuk program Raskin ini di APBD-P 2012. "Kita tidak bisa memastikan berapa nilainya, tapi dengan pertimbangan program ini langsung berhubungan dengan masyarakat, akan kita upayakan," katanya lagi.

Untuk diketahui, sejak Januari hingga Mei 2012, jumlah penerima raskin di seluruh Kabupaten Bengkalis tercatat sebanyak 22.399 RTSPM. Namun, mulai bulan Juni hingga Desember tahun ini, terdapat pengurangan. Dengan terjadi pengurangan oleh pemerintah pusat tersebut, maka jumlah penerima raskin sejak Juni-Desember berjumlah 21.240 RTSPM.

Pada APBD 2012 ini, Pemkab Bengkalis mengalokasikan anggaran sebesar Rp 12 miliar untuk subsidi Raskin. Dana tersebut meliputi subsidi Raskin sebesar Rp 10 miliar, subsidi pembiayaan pendistribusian ke masyarakat sebesar Rp 2 miliar, melibatkan tim Raskin setiap kecamatan, Kades/Lurah, dan RT/RW.**

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT