Dispenda Jaring Ratusan Kendaraan Non BM

Selasa, 10 Juli 2012 - 16:50:30 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Ratusan kendaraan berbagai jenis yang mengunakan plat nomor polisi (Nopol) non BM terjaring operasi oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pelalawan, di tiga titik Jalan Lintas Timur, Selasa (10/7/12).

Operasi penertiban pajak kendaraan itu langsung dipimpin Kepala UPT Dispenda Pelalawan, Provinsi Riau H Bambang Sutrisna MH bersama-sama oleh personil Satlantas Polres Pelalawan, Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubkominfo), dan Jasa Raharja.

"Kita dari Dispenda turun dengan personil gabungan mengelar operasi penertiban pajak kendaraan non BM di tiga titik sekaligus di  Jalan Lintas Timur, tetapnya di depan SMPN1 Pangkalan Kerinci dan depan pos 1 PT RAPP dan dekat Jembatan Pangkalan Kerinci," ujar Kepala UPT Dispenda Pelalawan.

Pantauan wartawan di lapangan terlihat ratusan kendaraan roda empat baik datang dari arah Pekanbaru atau pun sebaliknya saat melintas di lokasi operasi dengan mengunakan nopol luar daerah langsung di hentikan petugas. Bukan saja angkutan barang dan penumpang, tetapi juga kendaraan pribadi.

"Setiap kendaraan yang terjaring operasi petik ini, pengemudi atau pun pemiliknya langsung kita berikan teguran dan batas waktu maksimal tiga bulan harus segera melakukan mutasi. Karena dalam aturan telah ditetapkan setiap pemilik kendaraan yang beroperasi atau berdomisili di Riau khususnya di Pelalawan untuk melakukan mutasi. Apabila tidak melakukan balik nama, maka sanksi tegas akan diberikan nantinya," tegas Bambang.

Apalagi menyambut bulan suci Ramadan, banyak pemilik kendaraan  yang tetap bandel untuk  melakukan mutasi atas kendaraan dimiliki. Sementara mereka beroperasi di Riau, sedangkan menyetor pajaknya di luar daerah. Hal itu terlihat lalu lalangnya mobil truk pengakut  kayu di Lintas Timur tersebut, yang terpampang nopol B, BK, BH dan BA.

"Himbauan telah berlang kali kita lakukan, tetapi tetap saja banyak pemilik kendaraan non BM yang menbandel. Mereka membayar pajak di luar daerah. Sementara mengunakan pasilitas jalan di Riau yang dibangun dari pajak, hingga bertahun-tahun beroperasi, tanpa memberikan kontribusi khususnya di Kabupaten Pelalawan dalam hal pajak,'' tutur Bambang yang akrap disapa BS tersebut.

Untuk memberkan efek jera, terhadap kendaraan non BM atas Peraturan daerah (Perda) nomor 13, tentang pajak kendaraan bermotor (PKB0 dannomor 14 tentang bea balik nama kendaraan bermotor wajib balik nama yang menetap di Pelalawan. Akan terus digelar, setelah di titik lokasi yang berhasil menjaring ratusan pengendara roda empat dan enam.**ad


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT