5 Kader Jadi Tersangka, HMI Mengadu ke Komnas HAM

Selasa, 08 November 2016 - 00:00:21 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Lima mahasiswa dari HMI yang tergabung dalam demo 4 November 2016 ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap provokator, sehingga menimbulkan kericuhan. Kelima orang tersebut adalah Ami Jaya, Ismail Ibrahim, Rizal, Ramadhan dan Rahmat Moni. Polda Metro Jaya pun sudah menetapkan kelimanya sebagai tersangka.

Melalui tim kuasa hukum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menegaskan pihaknya tidak akan jera dalam melakukan aksi kritik, meski lima kader ditangkap Polda Metro Jaya. Hal ini disampaikan ketua tim kuasa hukum PB HMI Muhammad Syukur Mandar di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat.

Hari ini, tim kuasa hukum PB HMI menyambangi Komnas HAM untuk mengadukan penangkapan lima kadernya oleh Dirkrimum Jatanras Polda Metro Jaya, Senin (7/11) malam.

"Kami tidak pernah kapok dalam urusan begituan, ini urusan umat, urusan negara. Tidak mungkin kita akan kendor," ujar Syukur, Selasa (8/11).

Tertangkapnya lima kader HMI, termasuk Sekjen, menurut Syukur merupakan tindakan preventif oleh pihak tertentu terhadap HMI.

"Saya melihat ini adalah upaya untuk menekan kecilnya tensi pergerakan, sehingga kelompok yang dianggap kritis soal pernyataan Ahok itu kemudian mengambil posisi untuk tidak bergerak. Padahal yang paling kritis itu HMI," bebernya.

Syukur beralasan HMI tidak akan jera dalam menyuarakan kritik, lantaran organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia itu turut andil dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

"HMI sudah menjadi bagian dari sejarah bangsa ini yang ikut memerdekakan bangsa ini. Mereka ini hanya bagian kecil dari cerita," tukasnya. [mer]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT