Berantas Narkotika di Loteng, Tiga Lembaga Institusi Bersatu

Selasa, 08 November 2016 - 00:00:13 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini. com - Peredaran Narkotika di wilayah Lombok Tengah,  Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin memprihatin. Belakangan seorang anggota Polisi, bersama istrinya,  di tangkap di rumahnya beserta uang tunai ratusan ribu rupiyah yang di duga hasil jual beli Narkotika.  

Mengantisipasi munculnya peredaran Narkotika di wilayah hukum Polres Lombok Tengah,  telah melakukan koordinasi dengan tiga institusi penegak hukum yakni Polres,  Kejaksaan dan Pengadilan.

Komitmen bersatu untuk menumpas Narkotika secara bersama sama,  hingga akar paling bawah. Karena tidak menutup kemubgkinan pelaku maupun pengedar Narkotika saat ini berada di desa - desa. 

"Dari  informasi yang masuk, peredaran Narkotika,  sudah masuk di tingkat desa atau kelurahan," kata Kasat Narkoba Polres Loteng Ery Armunanto, Selasa (8/11) di kantornya. 

Dari data yang ada lanjut Ery,  sebanya 19 kasus dengan 23 Orang pelaku.  Jenis Narkotika yang di temukan kebanyak jenis Shabu, dan sebagian besar sudah di ajukan ke persidangan bahkan ada yang sudah di putuskan.

Lebih jauh Ery memaparkan,  bantuan informasi dari warga masyarakat sangat di harapkan agar benar - benar terjalin kerjasana yang baik. Sementara pihaknya tetap akan merahasiakan keberadaan pelapor,  yang telah di atur dalam perundang undangan. "Saksi maupun pelapor tetap kita jamin kerahasiaannya," katanya.  

Hingga saat ini,  pihaknya belum melakukan perekapan secara menyeluruh jumlah barang bukti (BB) pendataan secara lengkap akan di lakukan pada akhir tahun ini. 

Diakuinya, Sat Narkoba Polres sudah melakukan identifikasi beberapa lokasi dan tempat yang di duga lokasi peredaran Narkotika, "Kami sudah mengantongi sejumlah identitas yang di duga sebgai pelaku maupun pengedar Narkotika".

Pihaknya tetap mendorong kepada pihak Pemda Lombok Tengah agar sesegera mungkin untuk membuat kantor Badan Narkotika Kabupaten (BNK)  hal ini untuk memudahkan koordinasi dan penanggulangan Narkotia di Lombok Tengah,  mengingat keberadaan Lombok Tengah saat ini sebagai pintu masuknya

wisatawan baik asing maupun mancanegara. "Sangat di perlukan kantor BNK," harapnya. [LS]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT