APBD Loteng 2017 Ditargetkan Rp. 1,3 Triliun Lebih

Senin, 07 November 2016 - 00:00:18 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Agenda penyampaian nota keuangan dan Ranperda tentang APBD Kabupaten Lombok Tengah tahun anggaran 2017, sedikit terlambat dari jadwal yang telah ditentukan dalam peraturan menteri dalam negeri nomor 31 tahun 2016 tentang pedoman penyusunan APBD  tahun anggaran 2017, yaitu minggu pertama bulan Oktober. Hal itu kiranya tidaklah mengurangi makna dan semangat dalam pembahasan dan penetapan APBD secara tepat waktu, yaitu paling lambat akhir bulan Desember 2016. 

"Kita minta agar program tahun 2017 lebih awal nanti,” kata Wakil Bupati L. Pathul Bahri, Senin (7/11) di hadapan anggota DPRD Loteng.

Lanjutnya, anggaran pendapatan dan belanja daerah, merupakan rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan dprd yang ditetapkan dengan peraturan daerah. Sebagai rencana keuangan tahunan, di satu sisi APBD memuat rencana pendapatan daerah yang akan diterima selama satu tahun, dan disisi yang lain memuat rencana pengeluaran daerah selama satu tahun yang sama dalam rangka membiayai kegiatan pemerintahan dan pembangunan.

Dalam penyusunan APBD, tentunya tidak terlepas dari rencana pembangunan daerah yang telah disusun, baik rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD), rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), maupun rencana kerja pemerintah daerah (RPJPD) memuat rencana pembangunan daerah selama dua puluh tahun, dan dijabarkan dalam dokumen RPJMD memuat rencana pembangunan selama 5 tahun. 

“Pembangunan kabupaten lombok tengah tahun anggaran 2017, ditetapkan berdasarkan beberapa aspek, di antaranya memiliki pengaruh yang besar, signifikan terhadap pencapaian RPJMD,” tegasnya.  

Lombok Tengah saat ini , merumuskan kebijakan umum pembangunan daerah tahun 2016-2021 yang diprioritaskan pada 5 (lima) prioritas pembangunan, yaitu penghayatan dan pengamalan nilai-nilai agama dan kearifan lokal. peningkatan akses dan mutu layanan pendidikan kesehatan dan kesejahteraan sosial. Penguatan strukur ekonomi dan pengelolaan sumber daya alam. Peningkatan kualitas infrastruktur kabupaten dan penataan wilayah perkotaan Praya dan peningkatan kapasitas pemerintah daerah dan pelayanan publik.  

APBD tahun anggaran 2017 secara total ditargetkan sebesar Rp. 1.390.283.396.546,31 (satu triliun tiga ratus sembilan puluh milyar dua ratus delapan puluh tiga juta tiga ratus sembilan puluh enam ribu lima ratus empat puluh enam rupiah tiga puluh satu sen) . 

"Penetapan target pad pada rancangan APBD tahun anggaran 2017, merupakan target yang realistis, yang diharapkan dapat tercapai realisasi penerimaannya sebesar 100 persen,” tegasnya.

Sementara itu, belanja bantuan kepada pemerintahan desa dan partai politik penganggaran belanja bantuan keuangan kepada pemerintahan desa dan partai politik, pada rancangan tahun anggaran 2017 sebesar Rp .206.491.825.700,00 (dua ratus enam milyar empat ratus sembilan puluh satu juta delapan ratus dua puluh lima ribu tujuh ratus rupiah.

Penganggaran bantuan keuangan kepada pemerintah desa, didasarkan pada pertimbangan untuk mengatasi kesenjangan fiskal, serta diberikan dalam rangka peningkatan kemampuan keuangan bagi desa. Penganggaran belanja bantuan keuangan kepada pemerintah desa pada tahun anggaran 2017. Penganggaran belanja bantuan keuangan juga diperuntukkan kepada partai politik, dengan besaran anggaran pada rancangan APBD tahun anggaran 2017 sebesar rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah). Penganggaran bantuan keuangan kepada partai politik, berpedoman pada peraturan perundang-undangan di bidang bantuan keuangan kepada partai politik. [LS]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT