Memprihatinkan, Jembatan Bambu Ini Menantang Maut

Kamis, 03 November 2016 - 00:00:22 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com -Tak ada rotan, akarpun jadi. Mungkin inilah pepatah yang patut di ungkapkan bagi siswa – siswi yang setiap hari melintas di jembatan kayu bambu seadanya, menuju sekolah. Kondisi ini berada di dua desa bertetangga yakni Kidang Kecamatan Praya Timur dan Desa Bangket Parek Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah NTB memprihatinkan.  

Dikatakan Abidin, keberadaan jembatan kayu ini sudah puluhan tahun di bangun oleh warga sekitar, karena prihatin melihat anak – anak yang melintas sungai saat hendak menuju sekolah. “Saat air sungai besar, ya terkadang mereka renang,” tuturnya.

Kondisi ini, lanjutnya harus di lakukan oleh para siswa setiap harinya karena tempat sekolahnya berada di SDN Pasung Desa Kidang. Pihaknya meminta agar pemerintah peduli terhadap kondisi dan kenyataan yang ada di desa ini.

Sementara itu wakil Bupati Lombok Tengah Lalu. Pathul Bahri, mengaku prihatin dengan kondisi jembatan kayu bambu yang di lintasi siswa untuk menuntut ilmu ini. Pihaknya berjanji pada tahun 2017 nanti jembatan bambu ini akan dig anti dengan jembatan permanen. 

“Insyaallah di tahun depan kita usulkan untuk di kerjakan,” katanya saat mengunjungi lokasi, Kamis (3/11/2016). [Ls]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT