KT Bahula Minta Polis Usut Pembunuhan Supratmin

Kamis, 05 Juli 2012 - 19:47:30 WIB
Share Tweet Instagram

Kelompok Tani Bahuhala memberi tenggang waktu dua pekan kepada aparat Kepolisian Resort (Polres) Dumai untuk mengungkap penyebab kematian Supratmin. Korban ditemukan tidak bernyawa lagi di dalam kanal PT Suntara Gajapati (SGP). Bila belum juga terungkap, warga akan mendatangi lagi Mapolres Dumai mempertanyakan hal tersebut.

Taufik, Ketua Kelompok Tani Buluhala, kepada awak media, Kamis (5/7/12), mengatakan, dua pekan lagi pihaknya akan mempertanyakan langsung kepada Polres berkaitan dengan perkembangan penyelidikan. Sebab sejauh ini, kata dia, warga Buluhala masih mempercayakan kepada polisi untuk mengungkap sepenuhnya penyebab kematian Supratmin.

"Penyebab kematiannya masih simpang siur. Namun, kuat dugaan disebabkan penganiayaan yang dilakukan security PT SGP. Namun, ada juga yang berkesimpulan Sup tewas karena terjatuh masuk kanal," tuturnya.

Lebih lanjut Taufik menyebutkan, sejak pihaknya membuat kesepakatan kepada pihak kepolisian akhir pekan lalu, mereka menjaga suasana kondusif dan meminta warga untuk tidak bertindak anarkis. ”Sampai saat ini kami masih bisa menenangkan warga agar menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada kepolisian," katanya lagi.

Menanggapi tuntutan kelompok tani itu, Kapolres Dumai AKBP Ristiawan Bulkaini SH yang dihubungi mengatakan bahwa penyelidikan sudah hampir selesai. Dan diharapkan sudah bisa diungkap dalam waktu dekat.

"Sejauh ini penyidikan sudah menemui titik terang. Insya Allah dalam waktu dekat akan terungkap," ujarnya.

Pihak petugas Polres Dumai sudah melakukan penyelidikan dengan memeriksa terhadap sejumlah saksi-saksi mata. Termasuk dua rekan Supratmin yang kini ditahan Polres Dumai akibat dilaporkan pengrusakan oleh PT SGP. "Kita sudah memeriksa saksi-saksi termasuk yang dilaporkan oleh PT SGP. Untuk hasil visum sudah kita kantongi guna dilakukan penyelidikan," jelasnya.

Sebagai data tambahan, bahwa Supratmin (40), warga Buluhala, ditemukan tak bernyawa di kanal galian milik PT SGP. Diduga ia meninggal setelah mendapatkan penganiayaan sebab ditemukan luka lebam di sekujur tubuhnya dan mulutnya pun berdarah. Mayat Supratmin ditemukan Misman (30), rekan korban, Jum'at (29/6/12) lalu.**hd


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT