Limbah PT Nagamas Mulya Cemari Sungai Citalas

Kamis, 05 Juli 2012 - 19:29:22 WIB
Share Tweet Instagram

Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT Nagamas Mulya belum memberikan jawaban ganti rugi terkait rembesan limbah pabriknya yang telah mencemari Sungai Citalas Desa Tanjung Medan, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis sore lalu (7/6/12).

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Rohul, M Rivai, mengaku, hasil uji sample dari Laboratorium Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau menunjukkan hasil positif, yakni dari rembesan limbah bak penampungan PMKS PT Nagamas Mulya, dan telah mengkotaminasi aliran sungai setempat.

Mediasi Senin kemarin (2/7/12), ungkap Rivai, masyarakat Desa Tanjung Medan mengajukan beberapa permintaan kepada perusahaan, seperti penggantian bibit ikan, pembersihan sungai, dan membuat sumur. Selain itu, nelayan setempat, juga minta ganti rugi selama mereka tidak bisa mencari ikan di sungai.

"Sudah saya sarankan, apakah masyarakat dan perusahaan akan bertemu kembali didampingi BLH. Dan mereka memilih penyelesaian diselesaikan di desa, tapi kita tetap mendampingi," tandasnya.

M Rivai menegaskan, jika perusahaan tidak bersedia penuhi ganti rugi sesuai permintaan masyarakat, BLH Rohul akan mengajukan penyelesaian melalui proses pidana. "Langkah pidana baru kita ambil jika tidak ada upaya damai dari perusahaan, tapi diharapkan ini diselesaikan dengan masyarakat," katanya.

Seperti dirilis sebelumnya, masyarakat Desa Tanjung Medan mengaku limbah dari PMKS PT Nagamas Mulya telah mencemari Sungai Talasan, Kamis sore lalu (7/6/12). Akibat kontaminasi limbah beracun, ribuan ikan mati mendadak, termasuk sejumlah ternak masyarakat seperti sapi, kambing, bebek, serta anjing peliharaan ditemukan mati di bantaran sungai setempat.**rt


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT