PWI Pelalawan Minta Bupati Copot Kabag Humas

Selasa, 03 Juli 2012 - 21:49:57 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Ketua PWI Perwakilan Pelalawan meminta Bupati M Harris mencopot Kabag Humas karena dianggap tak mampu menjalanan fungsinya, membina dan membangun komunikasi dengan kalangan pers, sebagai mitranya.

Bupati Pelalawan didesak mencopot Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Setdakab Pelalawan Tengku Nahar. Pasalnya yang bersangkutan dinilai tidak mampu menduduki jabatan itu. Hal ini disampaikan Ketua PWI Perwakilan Pelalawan Jhon Hendri Anwar.

"Mewakili aspirasi dari kawan-kawan yang bertugas dikabupaten Pelalawan, termasuk diluar wadah PWI Pelalawan, sudah seharusnya Bupati Pelalawan mencopot Kabag Humas, Tengku Nahar. Selama dia yang menjabat jabatan Kabag Humas tidak mampu membangun komunikasi dengan dengan bagus dengan kalangan wartawan," kata Jhon Hendri Anwar, didampingi Sekretaris PWI, Ardi Ibrahim, Ketua Bidang Organinsasi, Zulhamsyah, Ketua Bidang Pembelaan wartawan, Basyarudin Koto.

Padahal, katanya, Kabag Humas merupakan perpanjang tangan dari suara Bupati Pelalawan. Tidak saja dituntut mampu membangun komunikasi dengan baik dengan sejumlah awak media, bahkan Jhon, Tengku Nahar juga tidak mau menggunakan anggaran di Kehumasan Setdakab Pelalawan.

"Kita juga sangat menyayangkan, APBD yang sudah di anggarkan untuk Humas tidak mampu digunakan. Ini artinya Kabag Humas tidak mampu mengemban jabatan itu," tegasnya.

Menurut Jhon, Tengku Nahar selama menjabat jabat Kabag Humas, diketahui sudah melanglang buana melakukan konsultasi, audiensi dengan sejumlah instansi, juga ke sejumlah Kabupaten yang ada di Indonesia termasuk di Provinsi Riau. Akan tetapi imbuh Jhon, hasil dari konsultasi dan audiensi dia itu nihil. .

"Sebagaimana diketahui, Tengku Nahar sepertinya sudah capek, melakukan konsultasi, terkait anggaran di Humas, tapi hasilnya tidak ada sama sekali. Artinya, audiensi dan konsultasi itu hanya menghabiskan anggaran Kehumasan saja," imbuhnya.

Menyikapi tuntutan rekan-rekan dari PWI saat hal itu dikonfirmasi ke nomor Kabag Humas 081176xxxx namun tidak diangkat yang bersangkutan. Pada pukul 16.00 WIB Kabag Humas menghubungi wartawan melalui pesan singkat.

Tengku Nahar, saat itu mengaku tengah berada di Batam untuk keperluan tertentu. Terkait, dengan desakan PWI Pelalawan dan sejumlah kalangan media di Pelalawan menggantikan jabatannya, Nahar hanya pasrah."Untuk persoalan itu saya serahkan kepada yang diatas," tutup Nahar mengakhiri sambil ketawa-ketawa kecil.**fb


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT