Presiden Obama: Topan Matthew Ancam Amerika Serikat

Kamis, 06 Oktober 2016 - 00:00:11 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama memperingatkan bahaya topan Matthew yang akan menghantam bagian tenggara negara itu. Jutaan orang di AS diperintahkan untuk evakuasi pada Rabu (5/9/16), setelah topan tersebut memporakporandakan Haiti dan Bahama.

Matthew, topan kategori 3 yang berkecepatan hingga 185 km/jam adalah badai terparah dalam sepuluh tahun terakhir di wilayah itu. Setelah melalui wilayah Karibia dan menewaskan 14 orang, Matthew diprediksi akan menghantam Florida dengan angin kencang dan hujan lebat pekan ini.

"Saya ingin tekankan kepada masyarakat bahwa ini adalah badai yang serius. Jika ada perintah evakuasi, maka harus ditanggapi dengan serius," kata Obama dalam pernyataannya, dikutip Reuters.

Tim tanggap bencana AS telah diturunkan ke Florida, Georgia, South Carolina dan North Carolina. Gubernur di negara-negara bagian tersebut juga telah mengumumkan status darurat bencana yang memungkinkan dikerahkannya Garda Nasional.

Gubernur South Carolina Nikki Haley memerintahkan evakuasi satu juta orang di wilayah pesisir. Gubernur Florida Rick Scott mengeluarkan perintah evakuasi bagi 1,5 juta orang warga di pesisir.

Perintah evakuasi dikeluarkan lebih dini di Florida untuk tindakan pencegahan. "Jika di saat terakhir, Anda tidak akan punya waktu untuk bersiap. Anda akan  membahayakan nyawa Anda dan keluarga Anda," kata Scott.

Pemerintah Florida juga telah meminta Obama mengerahkan tambahan 1.500 anggota Garda Nasional untuk bersiap membantu penanganan bencana. Saat ini telah ada 1.500 anggota Garda Nasional aktif di negara bagian itu.

Topan Matthew dari citra satelit. (NOAA/NASA Goddard MODIS Rapid Response Team) AFP memberitakan, topan ini telah menyebabkan pemilu presiden di Haiti tertunda hingga Minggu mendatang. Di Bahama, Matthew menyebabkan penutupan bandara dan pengalihan jalur pelayaran dari tempat-tempat tujuan wisata.

Menurut laporan PBB, setengah dari 11 juta populasi Haiti terdampak topan Matthew, langsung atau tidak langsung. Di Karibia, lebih dari 600 ribu orang tinggal di penampungan darurat.

Topan semakin membuat ribuan warga Haiti korban gempa tahun 2010 yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsi kian menderita. Menurut Sekjen PBB Ban Ki-moon, sedikitnya 350 ribu orang di Haiti butuh bantuan segera. 

Di Kuba, 1,3 juta orang dievakuasi akibat topan Matthew. Banjir dan gelombang tinggi hingga lima meter tercatat di bagian timur negara itu. [**]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT