Supriyanto: Warga Sekitar HTI Akasia Melarat

Kamis, 22 September 2016 - 00:00:06 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Setelah Budayawan Pelalawan, Herman Maskar inginkan PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembalikan lahan gambut ke habitatnya, kali ini Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Supriyanto, SP juga menginginkan hal yang sama, bahkan dia mebandingkan kesejahtraan masyarakat dilahan gambut yang ditanam Akasia dibandingkan lahan bukit yang ditanam sawit kesejahtraannya jauh berbeda.

"Masyarakat sekitar HTI melarat, kalau tidak percaya coba bandingkan kesejahtraan masyarakat kami disekitar lahan akasia RAPP tidak satupun yang sejahtra, jika dibandingkan dengan warga SP 7, Rawang Kao atau daerah lainya yang dikelilingi sawit kaya raya," Jelasnya, Kamis (22/9/16).

Dilanjut Anggota Partai PDI-P ini, dalam pikirannya yang namanya Hutan Tanaman Industri (HTI) seperti kayu Akasia yang ditanam RAPP dan Indah Kiat tidak ada untuk mensejahterakan rakyat hal ini dikatakannya jika bandingkam dari perkebunan sawit pak jelas tingkat kesejahteraan masyarakat di lingkungan perkebunan sawit dari pada masyarakat di lingkungan HTI sangat jauh.

Dia mencontohkan daerahnya di Pulau Muda, Serapong dan lainya dilingkungan HTI perusahaan perambah hutan ini, tapi aneh RAPP mengklaim selalu mensejahtrakan masyarakat disekitarnya, ali - ali yang ada RAPP menyerobot lahan warga dengan kekerasan dengan modus dalam HGU mereka.

"Padahal sebelum mereka menetapkan izin di Jakarta, jauh tahun ketumbar atau antah berantah kampung ditengah HGU sudah ada," Jelasnya.

Bukan itu saja ungkapan kekesalan pemuda yang terkenal vokal di DPRD ini, dia juga meninggung limbah, perijinan, pajak dan lainya yang sampai saat ini belum ada kejelasanya, dibeita selanjutnya dia berucap akan mengungkap dosa - dosa RAPP.

"Tunggu saja kalau tidak ada kejelasan saya akan coba lihat dan coba ungkapkan dosa perusahaan milik Sukanto Tanoto ini," Tukasnya.[basya]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT