BEM UMRI Minta PT RAPP Tinggalkan Bumi Riau

Kamis, 08 September 2016 - 00:00:14 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Kasus dugaan penyerobotan lahan masyarakat yang diduga dilakukan PT.Riau Andalan Pulp dan Paper (RAPP) terus mendapat sorotan berbagai kalangan. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Pekanbaru Riau ikut turun ke jalan menyuarakan aspirasinya di Tugu Zapin, Kamis (08/09/2016).

Patauan metroterkini.com dilapangan, orasi itu diikuti ratusan mahasiswa yang tergabung BEM UMRI Pekanbaru Riau. Aksi yang dipimpin langsung oleh Presiden BEM UMRI Taufik Hidayat itu terlihat berjalan damai.

Presiden BEM UMRI Taufik Hidayat dalam menyuarakan aspirasi nya meminta, PT.Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) untuk meninggalkan Bumi Lancang Kuning. Pasalnya, pihaknya kian merasa gerah melihat perilaku PT.RAPP lantaran diduga kerap melakukan penindasan terhadap masyarakat kecil. 

"Kami minta PT.RAPP angkat kaki dan tidak lagi melakukan perambahan," teriaknya.

Menurutnya, keberadaan PT. RAPP ini sendiri dinilai nya terkesan menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat, seperti hal nya sebagaimana yang terjadi di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Selain itu, Taufik  juga menyayangkan kejadian penghadangan tim Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia yang diduga merupakan orang suruhan PT.RAPP di Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau beberapa hari yang lalu. Sehingga jalannya insfeksi mendadak (SIDAK) tersebut menjadi terbengkalai.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada Pemerintah Pusat untuk mengambil langkah dan kebijakan terkait persoalan tanah yang selalu dikuasai oleh PT.RAPP.

"Buat Presiden Joko Widodo agar segera menurunkan Menterinya ke Provinsi Riau untuk memeta ulang lahan yang dimiliki oleh PT.RAPP," tutupnya. [son]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT