Selamatkan Desa dari Abrasi, Mahasiswa dan KMLP Tanam Mangrove

Rabu, 07 September 2016 - 00:00:09 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UR) bersama Kelompok Masyarakat Konservasi Lingkungan Pesisir (KMKLP) Desa Mentayan menanam 1.000 batang mangrove, Minggu ( 4/9/2016).

Kegiatan bakti sosial ini dalam upaya menyelamatkan desa tersebut dari acaman abrasi.

 Hadir dalam penanaman mangrove tersebut, Pj Kepala Desa Mentayan Manhudi, Ketua Kelompok Masyarakat Konservasi  Pesisir Desa Mentayan, Jalaludin. Kegiatan diikuti mahasiswa Kukerta, perangkat desa, Ketua RT dan RW se-Desa Mentayan, Karang Taruna, pemuda dan masyarakat se-setempat.

 Koordinator Mahasiswa Kukerta Desa Mentayan,Adi Kurniawan, Rabu (7/9/2016) mengatakan, penanaman 1000 batang mangrove ini merupakan program kerja dari mahasiswa Kukerta UR dan bukti  pengabdian yang dilakukan di Desa Mentayan.

 "Desa  Mentayan mengahadapi acaman abrasi. Lambat laun kalau tidak segera di atasi akan semakin banyak mengikis daratan. Kemudian keberadaan ekosistem mangrove yang terus berkurang akan semakin memperparah abrasi," ujar mahasiswa tingkat akhir jurusan Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau ini.

 Adi berharap, penanaman  mangrove ini dapat mencegah abrasi minimal memperlambat ataupun memperkecil laju abrasi.

"Disamping itu, ekosistem hutan mangrove dapat dijadikan benteng atau pelindung untuk lahan persawahan masyarakat yang menanaman padi yang letaknya  di sepanjang pesisir pantai," imbuhnya Adi. [rdi]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT