Utusan CPI Tak Bisa Ambil Keputusan, Hearing di Skors

Selasa, 06 September 2016 - 00:00:09 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Rapat dengan pendapat (Hearing) Buruh, Perwakilan PT. Cehvron Pasifik Indonesia (CPI) dengan DPRD Bengkalis di skors, Selasa (6/9/2016).

Hearing di skors sebelum perwakilan PT. CPI membacakan kebijakan perusahaan terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) security (buruh).

Hadir dalam hearing itu, Wakil Ketua DPRD Indra Gunawan Eet selaku pimpinan rapat, Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono, Ketua dan anggota Komisi I, II, III dan IV DPRD Bengkalis serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ridwan Yazid.

Sebelumnya para buruh ini bekerja sebagai tenaga pengaman di PT. ABB. Setelah kontrak kerja habis, posisi PT. ABB digantikan oleh perusahaan baru, PT Delta Mitra Guard (DMG).

Oleh PT. DMG tidak semua ex karyawan PT ABB diterima. Pemutusan hubungan kerja ini menjadi gejolak. Mereka tidak menerima PHK dan mendesak agar PT DMG mempekerjakan mereka kembali seperti di PT ABB.

Namun, dalam hearing perwakilan PT CPI selaku pemberi pekerjaan kepada PT DMG tidak bisa membuat keputusan sebagaimana aspirasi buruh.

"Kalau anda sebagai robot saja, sebaiknya nggak usah datang," kata Eet kepada perwakilan PT. CPI.

Sebelum perwakilan PT. CPI membacakan keputusan perusahaan atas tuntutan security, pimpinan rapat menskors rapat beberapa jam. Guna mencari solusi dengan harapan pihak CPI merubah keputusan..

Namun, ternyata apa yang dikatakan Eet benar. Ketika skors dicabut dan rapat dilanjutkan, keputusan PT. CPI tak beruah.

Kekecewaan buruh tak terindari. Sebab, perwakilan PT. CPI tetap pada keputusan yang sudah disiapkan pihak perusahaan.

Menanggapi, keresahan buruh, Pemda Bengkalis akan membentuk Tim guna menindak lanjuti permintaan buruh yang di PHK.

Saat berita ini dibuat, Kapolres, Ketua DPRD dan Kadisnaker tengah membahas langkah-langkah yang akan diambil tim ini dua minggu kedepan. [rdi]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT