Gaek Cabul, 2 Bocah Diperkosa Berkali-kali

Rabu, 27 Juni 2012 - 23:12:15 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Misbat (80) yang tidak memiliki tempat tinggal menetap, diumurnya yang sudah uzur bukannya banyak berbuat kebaikan, namun gaek ini malah
merenggut kehormatan 2 bocah yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) yakni, TR (13) dan SR (16) warga Kecamatan Bonai Darussalam, Desa Sontang, Kabupaten Rokan Hulu.

Akibat perbuatan nikmat sesaat tersebut, gaek cabul itu terpaksa duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Pasir Pangaraiaan, Rabu (27/6/12) agenda mendengarkan keterangan saksi oleh 2 korban. Dikatakan JPU, Furkhon SH gaek itu mengakui perbuatannya. Pelaku tidak tahan melihat
kemolekan tubuh dua gadis belia tersebut, sehingga ia nekat merenggut kehormatan korban.

Atas perbuatannya, gaek itu di jerat dengan pasal 81,82 Undang-undang 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal
3 tahun, maksimal 5 tahun dan denda Rp 70 juta.

Awal mula kejadian diceritakan orang tua korban, Rusli (45), berawal gaek cabul itu bersama 2 anaknya yang masih berumur 5 bulan jenis kelamin perempuan dan yang laki-laki berumur 1,5 tahun dan istrinya mencari ikan di Kecamatan Bonai darussalam, Desa Sontang yang hanya
membawa karung untuk tempat pakaian mereka.

Melihat keadaan keluarga gek itu, Rusli merasa iba dan menumpangkannya di rumahnya, dan dianggapnya sebagai keluarganya tepatnya di bulan Februari 2012. Setelah beberapa hari, gaek itu mengaku kepada keluarga korban bahwa ia bisa mengambil emas batangan dari bumi dan harta
lainnya.

Singkat cerita, suatu hari gaek cabul itu mengajak dua bocah TR anak kandung Rusli dan SR keponakannya kedalam hutan untuk menemui raja yang akan memberikan kekayaan, 2 bocah itu akhirnya pergi kehutan dengan ditemani kakak dan abang ipar kedua bocah tersebut. Tanpa merasa curiga di dalam hutan kakak dan abang ipar bocah itu pergi melihat bubu ikan (jerat ikan) yang sudah di letakkan di sungai.

Disaat itulah, gaek cabul itu mulai beraksi, dengan diiming-imingi akan menjadi kaya satu persatu pakaian bocah itu di pereteli, tangan gaek mulai menggerayang ke bagian vital bocah ingusan itu. Setelah beberapa pekan, kedua bocah itu baru menceritakan yang dialaminya kepada orang tuanya.

"Anak kandung saya, TR mengaku di perkosa sebanyak 3 kali, sedangkan keponakan saya mengaku di perkosa 2 kali di bulan Februari dan Maret
2012," ucap Rusli sambil meneteskan air mata.

Rusli juga meminta kepada pihak pengadilan agar menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya kepada pelaku, sebab akibat kelakuannya itu, masa
depan anak dan ponakannya sudah hancur..

"Saya minta kepada pengadilan agar menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya, anak dan ponakan saya masa depannya sudah hancur. bapak tua itu tidak tau diuntung, dia sudah saya beri makan dan tinggal dirumah saya, dia malah merusah rumah tangga saya," harapnya sambil menangis.**ha


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT