Musisi Lawas Eddy Silitonga Meninggal, Selalu Berkesan Dihati Anaknya

Kamis, 25 Agustus 2016 - 00:00:05 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Musisi lawas Eddy Silitonga meninggal dunia pada Kamis, 25 Agustus 2016 pukul 00.05 WIB di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Beliau meninggal karena gula darahnya yang rendah hingga berdampak ke jantungnya di usia 67 tahun.

Menurut Marco Silitonga, salah satu putra kembarnya, sang bapak baru menjalani cuci darah kemarin untuk mengeluarkan racun-racun yang ada di dalam tubuhnya. Sayang, gula darahnya rendah dan mengakibatkan komplikasi sejak sore hari.

Ia mengaku tak mendapatkan firasat tertentu sebelum sang bapak berpulang. "Bapak suaranya agak keras, katanya 'Kalo bapak suaranya keras jangan marah di dalam hati', gitu," tutur Marco saat ditemui di rumah duka RS Fatmawati, Jakarta Selatan, dilansir kapanlagi Kamis (25/8/16).

Marco mengenang sosok bapak kesayangannya itu sebagai pribadi yang baik di balik ketegasannya. "(Bapak) Baik. Sangat, sangat baik, selalu kasih apa yang kita butuhkan sampai dia gak mikirin dirinya, rela pake HP jelek demi dia bisa kasih kita yang baik," kenangnya.

Marco dan Mario adalah dua putra yang selalu setia menemani Eddy Silitonga manggung. Setiap momen yang mereka habiskan bersamanya selalu berkesan.

"Semuanya berkesan. Ya kita selalu nyanyi sama-sama, ke manapun berdua (Mario dan Marco) nemenin bapak, bertiga nyanyi. Konser 2014, bapak konser di Malaysia, kita nemenin selama 5 hari berturut-turut, kita temeni ikut nyanyi," ujarnya.

Rencananya, mendiang pelantun Biarlah Sendiri ini akan dimakamkan pada Sabtu 28 Agustus 2016 di TPU Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan.  Ibadah akan terus dilakukan, termasuk dalam adat Batak.

"Ibadah pasti ada, mungkin besok atau hari terakhir (Sabtu). Ibadah penghiburan namanya. Proses mungkin ada adat Batak, beda lagi dengan acara ibadah penghiburan, belum tahu jam dan hari apa ini masih diurus," tandasnya. [kpl]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT