Pemkab Rohil Terus Programkan Normalisasi Sungai dan Parit

Senin, 22 Agustus 2016 - 00:00:08 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Kabupaten Rokan Hilir Riau selama memiliki kondisi geografis yang dearahnya termasuk berada di dataran rendah dan rawa-rawa, sehingga masih rentan dengan banjir ditambah sebagian ibukota kabupaten yaitu Kota Bagansiapapi yang berada di pinggiran laut atau berada di wilayah pesisir. Kondisi ini sangat rawan banjir karena air laut juga sangat memungkinkan naik ke wilayah darat.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Riau terus melaksanakan program normalisasi sungai dan aliran parit supaya banjir dapat dicegah dan diminimalisir. Program normalisasi ini sudah sejak lama dilakukan pemerintah dan saat ini dalam rangka melanjutkan program normalisasi sungai di Kabupaten Rokan Hilir, Bupati H Suayatno terus melakukan blusukan sampai ke tingkat Kelurahan karena keluhan masyarakat saat musim hujan datang dan pasang besar naik, adalah persoalan banjir.

Bupati Rohil H Suyatno dan memerintahkan kelurahan dan pihak Kecamatan Bangko terus melakukan pemetaan daerah pemukiman yang rawan banjir dan belum lama ini pemerintah melakukan sosialisasi kepada masyarakat pemilik lahan yang berada disekitar Parit Gepak. Rencana pemerintah Pemkab Rohil daerah ini akan dilakukan normalisasi parit agar lebih besar sehingga bisa dibuat jalan alternatif apabila jalan air sudah lancar dan tidak terjadi banjir.

"Langkah yang kita lakukan hari ini adalah kita akan buka kembali dan bongkar Parit Gepak ini, dulunya inilah satu-satunya sungai yang arusnya jalan itu," kata Suyatno belum lama ini.

Lebar parit Gepak saat ini baru 9 meter dan akan diperlebar menjadi 15 meter. Kawasan tersebut katanya sudah di program sejak tahun 2000, dan saat ini Jalan Pahlawan sudah sangat padat lalu lintasnya, rumah penduduk juga rapat, jadi perlu jalan alternatife.

"Daerah Bagan Timur ini kita buka kembali, dan kita tembuskan sampai ke Parit Tangko untuk mengantisipasi kemacetan Jalan Pahlawan. Makanya saya kumpulkan Bappeda, Dinas Bina Marga juga, teman kita dari Anggota DPRD, supaya nanti nyambung program ini," terang Bupati.

"Sembari kedepan kita harapkan Jalan Selamat, Jalan Bahagia, Jalan Siak, bisa ditembuskan sampai ke Parit Gepak itu," harap Bupati Rohil.

Setelah tembus, akan bisa dijadikan jalan alternatif untuk keluar masuk Kota Bagansiapiapi, tidak hanya terpusat pada Jalan Pahlawan saja.

H Suyatno juga menjelaskan, setelah pengerjaan Parit ini sudah selesai, kawasan itu akan jadi objek wisata, disediakan fasilitas permainan anak-anak, bebek dayung.  Setiap tanggal 17 Agustus apabila air mencukupi akan dibuat pertandingan untuk masyarakat.

"Ini lokasi sangat strategis, dan bagus. Jangkauan jarak tempuh dekat dari lingkungan masyarakat," ujar Bupati.

Bupati H Suyatno berharap sekali kepada Dinas terkait, apa yang sudah diprogramkan, betul-betul dilaksanakan. "Jalan ini masuk visi dan misi saya, supaya ada jalan alternatif yang masuk ke Bagansiapiapi," katanya.

Bila mana masyarakat mempunyai lahan sepanjang Parit Baypark agar segera melaporkan ke Camat dengan membawa barang bukti kepemilikan berupa surat-surat lahan, karena sungai ini akan di perlebar menjadi 15 meter.

Setelah normalisasi Parit Gepak dikerjakan, selanjutnya menyusul Sungai Pabrik.  Menurut Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Rohil, Sungai Pabrik harus dibersihkan juga.

"Sungai Pabrik juga sudah kami usulkan melalui dana APBD Provinsi Riau, dan sudah dianggarkan  Rp7 miliar.Saat ini terkendala dengan ganti rugi yang belum kita selesaikan," jelas Bupati.

"Untuk menyerap air sepanjang Jalan Madrasah, Jalan Siak, Jalan Selamat, rumah-rumah penduduk yang begitu padat itu, sampai hari ini masih tergenang air. Makanya kita coba mengatasinya dengan membuat embung ukuran 35 x 50 meter. Itu uji coba pertama dulu. Kedepan nanti ada hasil, baru kita tindak lanjuti," papar Bupati Rohil H Suyatno. [advertorial/humas]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT