Tagihan Tak Dibayar, Subkon Main Stadium PON Bongkar Kursi

Ahad, 24 Juni 2012 - 14:34:44 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Ternyata sub kontraktor main stadion PON Riau tak main-main dengan gertakan selama ini. Mereka terlihat membongkar kursi Main Stadium PON karena tagihan tak kunjung dibayar oleh kontraktor.

"Kami terpaksa melakukan pembongkaran kursi stadion karena sampai saat ini janji pembayaran tagihan kami tak kunjung ditepati," ujar juru bicara subkontraktor Ari Setiawan alias Wawan kepada wartawan di Pekanbaru kemarin.

Wawan minta maaf kepada masyarakat Riau kalau pihaknya terpaksa mengambil langkah dratis, membongkar kursi stadion dam sejumlah properti lainnya. Langkah ini disebutnya darurat dan tak ada pilihan lain karena konsorsium tak kunjung menunjukkan itikad baik menyelesakan kewajibannya.

"Bukan maksud kami menyakiti hati masyarakat Riau, kami sendiri juga rugi dan sedih, tetapi kami terpaksa melakukan ini semua," tuturnya.

Selain kursin stadion, properti yang juga dibongkar subkontraktor adalah sistem penghitungan waktu di papan skor, sistem pengeras suara stadion dan lainnya.

Dijelaskan Wawan, sampai saat ini dari total Rp 25 miliar tunggakan konsorsium, PT Wijaya Karya, Adhi Karya dan Pengembang Perumahan, baru 30 persen yang dibayar. Sisanya yang dijanjikan dibayar dalam dua pekan, sampai batas waktu yang ditetapkan tak kunjung dibayar.

Main Stadium PON benar-benar mulai dibongkar subkontraktor konsorsium pemenang tender. Sejumlah perusahaan terpaksa membongkar kursi stadion dan juga sejumlah properti lainnya karena tagihan tak kunjung dibayar.**mad/rtc

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT