Kemendagri : Banyak Persoalan Meranti Berskala Nasional

Jumat, 22 Juni 2012 - 20:24:02 WIB
Share Tweet Instagram

Kabupaten Kepulauan Meranti yang berbatsan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura serta dengan provinsi tetangga, Kepulauan Riau saat ini masih ditemukan sejumlah masaalah yang berskala nasional. Mulai isu abrasi, konflik nelayan perbatasan dan lainnya.

Hal itu diakui Kemendagri sebagai isu nasional. Untuk mengantisipasi semua itu pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti diharap mampu mengeset semua isu yang nantinya dilaporkan ke Kemendagri ataupun Kementrian lainnya di pusat. Dirjen PUM Kemendagri RI, DR. Made Sumandi, Msoc.sc saat berkunjung ke Meranti sempat terkejut dan mengaku semua isu yang dibeberkan sejumlah wartawan kepadanya adalah isu skala nasional.

Made Sumandi juga mengaku semua anggaran mengatasi persoalan isu itu ada di Kemendagri dan di Kementrian RI lainnya termasuk penanganan abrasi dengan pembangunan batu pemecah ombak, "Jika memang isu seperti abrasi dengan pengikisan pertahun mencapai puluhan kilometer dan isu komplik nelayan serta sulitnya masyarakat mendapatkan siaran tv lokal dibanding siaran tv asing, hal itu mutlak isu nasional yang perlu di tanggapi oleh pusat. Kementrian terkait termasuk Dirjen yang ada. Karena pada dasarnya seperti abrasi tentu akan menyusutkan sebagian besar suatu wilayah negara apalagi hal ini berhadapan langsung dengan negara tetangga Malaysia. Ini pasti ada prioritas dari pusat, silahkan saja Pemkab mengambil tindakn sejak dini untuk melaporkannya," ungkap Made Sumandi.

Masih menurut Made, melaporkannya tentunya dengan lengkap data sesuai dengan kondisi yang dialami di Meranti, setelah itu pasti akan ada tim yang turun untuk mengecek kebenarannya dan selanjutnya akan di pikirkan apa solusi untuk mengatasinya.

"Saya usulkan agar pemerintah daerah Meranti melalui dinas-dinas terkait agar banyak melihat liang-liang di pusat karena pada dasarnya apapun kendala di daerah pasti jalan akhirnya adalah pusat. Sebab pusat langsung bersangkutan akan persoalan daerah terlebih lagi menyangkut kepentingan NKRI seperti penjagaan wilayah perbatasan ini terlebih penciutan kawasan dari abrasi sampai mencapai puluhan kilometer, itu sangat luar biasa jika pusat tidak memperhatikannya. Yakinlah semuanya ada jalan keluarnya tinggal saja pemda nya mau bergerak atau tidak," ujarnya.


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT