Desa Sokoi Akan Dijadikan Kawasan Pelabuhan dan Wisata Sungai

Kamis, 21 Juni 2012 - 17:55:09 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan memproyeksikan pembangunan untuk mengembangkan pembangunan di daerah dan alternatif lalu-lintas bongkar muat barang ataupun angkutan penumpang antar daerah melalui pelabuhan sungai. Pasalnya lokasi yang bakal dijadikan pelabuhan di Desa Sokoi Kecamatan Kuala Kampar sudah memenuhi persayaratan.

Demikian disampaikan Sekda Pelalawan Drs H Zardewan MM, Kamis (21/6/12) di Pangkalan Kerinci. Zardewan mengatakan, pembangunan Pelabuhan sungai di Desa Sokoi Kecamatan Kuala Kampar sudah layak.

"Desa Sokoi rencananya akan dijadikan pelabuhan sungai, dan saat ini BPPT sudah turun untuk melakukan keajian dan dari hasil kajian tersebut diperoleh kesimpulan kalu kedalam sungai tersebut sudah memenuhi syarat. Wilayah tersebut sudah tidak meragukan lagi. Itu kabar baik buat kita," ujarnya.

Lanjut Zardewan, saat ini rencana pembangunan pelabuhan sungai Desa Sokoi masih dalam tahap proyeksi.  Lanjutnya lagi, selain permasalahan lahan juga tengah menunggu rampungnya studi final. Zardewan menyatakan, studi itu tengah dikerjakan untuk menampung sejumlah bentuk desain, termasuk rencana pengembangan akses transportasi menuju pelabuhan itu.

Masih menurut Zardewan, dengan dibangunan pelabuhan sungai di Desa Soki diharapkan akan meratanya pembvaunan didaerah, selain itu dampak kesejahteraan bagi mayarakat yang ada disekitar wilayah pelabuhan diharapkan akan semakin meningkat seiring perkembangan kemajuan daerah tersebut.

"Dengan adanya pelabuhan tersebut, tentunya aktifitas kegiaatan ekonomi masyarakat akan semakin meningkat, sehingga bisa memberikan dampak ya ng sangat positif bagi masyarakat yang ada di sekitas wilayah tersebut," jelasnya.

Salah satu alasan kenapa Desa Sokoi Kecamatan Kuala Kampar kenapa dipilih tempat yang akan dijadikan sebagai  lokasi pelabuhan sungai, Menurut Zardewan hal tersebut sangat beralasan, pasalnya Sokoi lokasinya berada diseberang sungai mendol dan wilayah tersebut letaknya berbatasan langsung dengan Kabupaten Indragiri Hilir, hanya beberaa jam ke Provinsi Kepulauan Riau.

"Paling terpenting Desa Sokoi adalah ujung program pembangunan jalan lintas bono dan wilayah tersebut sebagai titik lokasi akhir dari jalan lintas bono tersebut," ujarnya.

Selain untuk  bertujuan sebagai pemerataan pembangunan di daerah rencana pembagunan pelabuhan sungai sungai di Desa Sokoi juga sebagai upaya memepermudah akses transportasi sungai.

"Wilayah kita sebagaiang besar unutk menjangkaunya masih menggunakan transportasi air, tentunya hal ini bisa memeberkan jawaban bagi kita kedepan sebagai kelengkapan saran transportasi air," pungkasnya.**fk


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT