Indra Mansyur Himbau Anggota Pertanyakan Hasil Panen KUD

Jumat, 29 Juli 2016 - 00:00:04 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Indra Mansur yang juga Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Delima Sakti Desa Delik, Kecamatan Pelalawan, kabupaten Pelalawan, Riau, himbau anggotanya untuk bersatu mempertanyakan uang hasil panen pada PT. Asia Agri selaku bapak angkat KUD.

Berdasarkan keluhan anggota, hasil panen sawit KUD oleh perusahaan yang komit dengan menjaga lingkungan ini tidak transparan, bahkan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) berapa jumlah aset KUD ini tidak diketahui sebagian besar anggota KUD.

Pantauan dilapangan pada anggota KUD ini terlihat kantor dengan satu orang karyawan, mereka diduga melakukan negoisasi dengan perusahaan agar hasil panen yang sebenarnya tidak diketahui anggota, menurut anggota pengurus KUD ini melakukan penipuan teroganisir.

Dugaan sementara pengurus KUD ini memperkaya diri dari hasil dugaan penipuan teroganisir ini, tetunya dengan merekayasa hasil panen dan RAT serta pembelian sejumlah aset denga tidak melaui musyawarah.[basya]Metroterkini.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Indra Mansur yang juga Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Delima Sakti Desa Delik, Kecamatan Pelalawan, kabupaten Pelalawan, Riau, himbau anggotanya untuk bersatu mempertanyakan uang hasil panen pada PT. Asia Agri selaku bapak angkat KUD.

Berdasarkan keluhan anggota, hasil panen sawit KUD oleh perusahaan yang komit dengan menjaga lingkungan ini tidak transparan, bahkan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) berapa jumlah aset KUD ini tidak diketahui sebagian besar anggota KUD.

Pantauan dilapangan pada anggota KUD ini terlihat kantor dengan satu orang karyawan, mereka diduga melakukan negoisasi dengan perusahaan agar hasil panen yang sebenarnya tidak diketahui anggota, menurut anggota pengurus KUD ini melakukan penipuan teroganisir.

Dugaan sementara pengurus KUD ini memperkaya diri dari hasil dugaan penipuan teroganisir ini, tetunya dengan merekayasa hasil panen dan RAT serta pembelian sejumlah aset denga tidak melaui musyawarah.[basya]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT