Alasan Menyambung Hidup, Mereka Mencuri Sapi

Jumat, 22 Juli 2016 - 00:00:08 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Setelah berhasil meringkus, dua pencuri ternak sapi di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), yang dihadiahi timah panas oleh anggota Opsnal Sat Reskrim Polres Rohul, di bagian kaki, setelah  berusaha kabur saat akan dilakukan penangkapan. 

Kedua pencuri sapi tersebut, yakni, Bd (37) warga Simpang Kumu Desa Rambah, dan Tr (30) warga Simpang D Desa Rambah Kecamatan Rambah ditangkap anggota Opsnal Satuan Reskrim Polres Rohul pada Selasa (19/7) sekira pukul 09:00 WIB.  

Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, melalui Kaur Bin Ops Ipda Aldhino mengungkapkan, satu dari dua pelaku pencurian yang berhasil di ringkus merupakan Residivis dengan kasus yang sama.

"Setelah kita telusuri ternyata Bd merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama. Bahkan dirinya baru saja bebas, belum ada setahun," katanya, Jumat (22/7/16) saat menggelar Ekspos di Polres Rohul. 

Ia menambahkan, kedua pelaku juga beraksi di malam hari, ketika pemilik ternak tengah tertidur lelap, dan lenga. Saat itu lah ke dua pelaku melancarkan aksinya dengan memindahkan sapi dari kandang ke tempat persembunyian. 

Dilanjutkanya, sebelum di angkut ke dalam mobil, sapi di sembunyikan terlebih dahulu ke tempat yang sepi dan jauh dari jangkauan pemilik. Setelah merasa aman, baru lah sapi tersebut diangkut menggunakan dum truk. 

Setelah berhasil membawa sapi tersebut, rencananya ke dua pelaku akan menjual hasil curianya ke Kecamatan Ujung Batu. Sesuai keterangan pelaku. 

"Kita indikasi pencurian sapi ini merupakan jaringan, dalam artian masih ada pelaku lainnya, baik penadah maupun pelaku. Untuk itulah kita masih mengembangkan kasus ini," jelasnya. 

Ipda Aldhino mengungkapkan, truk yang digunakan pelaku untuk mengangkut hasil curian merupakan truk pinjaman, dalam artian bukan milik para pelaku. 

Masih ditempat yang sama, Bd mengaku dirinya baru melakukan pencurian sapi satu kali, setelah dirinya bebas dari penjara. 

"Ya mau gimana lagi bang, kerjaan gak ada, terpaksa lah saya mencuri untuk menyambung hidup," imbuhnya. 

Dirinya mengaku, hasil curian tersebut rencananya akan di jual ke daerah Ujungbatu dengan harga Rp. 8 juta dua ekor sapi. Serta dijelaskanya, semenjak dirinya keluar dari penjara baru kali ini melakukan pencurian. 

Perlu diketahui, Keduanya ditangkapan, setelah korban bernama Herlina melaporkan 2 ekor sapinya hilang dari kandangnya di belakang rumahnya di Sipatak RT 12 Desa Talikumain Kecamatan Tambusai.

Sesuai laporan polisi nomor LP/98/Vll/2016/Riau/Res Rohul, Selasa (19/7) sekira pukul 05.30 WIB, Herlina terbangun. Ketika mengecek kandang, 2 ekor sapi betina warna kuning kecoklatan hilang dari kandangnya.

Mendapati sapinya tidak ada di kandang, Herlina dan anaknya Peri Juanda sempat mencari 2 ekor sapinya. Namun pencarian tersebut tak membuahkan hasil sapi tidak ditemukan, dan kemudian kejadian dilaporkan ke Polres Rohul.

Selanjutnya,  pada Selasa pagi sekira pukul 09.00 WIB, tepatnya di Simpang PTPN Sei Rokan Kecamatan Pagaran Tapah, petugas menemukan satu Colt Diesel Nopol BM 8028 TA tanpa pemilik berhenti di pinggir jalan.

Saat dilakukan pengecekan oleh anggota ke bagian bak truk, ditemukan dua ekor sapi betina. Diduga sesuai ciri-ciri sapi yang hilang.

Karena truk saat itu tidak ada pemiliknya, anggota pun melakukan pengintaian dan menunggu pengemudi truk kembali.

Setelah menunggu, anggota pun mendapati dua orang (pria) diduga pelaku mendatangi truk Cold Diesel. Tanpa basa basi, anggota langsung melakukan  penangkapan.

Kedua pelaku beserta barang bukti 1 mobil Mitsubishi Colt Diesel BM 8028 TA warna Kuning mengangkut 2 ekor sapi betina sudah dibawa dan diamankan ke Polres Rohul guna penyidikan lebih lanjut. [man]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT