Bupati Jefry Noer : Kepala Sekolah Jangan Takut Diprotes

Rabu, 20 Juli 2016 - 00:00:04 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Bupati Kampar Riau H. Jefry Noer mengatakan segala sesuatu itu bermula dari diri dan keluarga terlebih dahulu, maksudnya sejahterakan diri dan keluarga dahulu baru orang lain atau lingkungan sekitar.

Penegasan itu disampaikan Bupati Kampar H. Jefry Noer ketika membuka pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi pendidik untuk calon kepala (cakep) sekolah tahun 2016 yang harus memenuhi standar kompetensi di lingkungan Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar yang dilaksanakan di hotel tiga dara selama satu minggu mulai pembukaan pada 18 hingga 25 juli 2016.

Bupati mengingatkan para pendidik, bagaimana kita mau mensejahterakan orang lain kalau diri dan keluarga belum sejahtera, itu kan sama saja dengan bohong. Semua orang malah akan mencemooh dengan mengatakan lihat keluarganya sendiri saja masih kekurangan, bagaimana bisa dirinya mensejahterakan sekolah atau pendidikan dan orang lain,tegas Bupati.

Menurut Bupati melalui diklat ini, akan sangat bermanfaat bagi peserta semuanya, untuk itu ikuti diklat dengan serius dan manfaatkan kesempatan sebaik mungkin untuk menambah pengetahuan dan wawasan agar nantinya  dapat menjadi calon kepala sekolah yang handal dan profesional.

Apalagi nantinya setelah menyelesaikan diklat, bapak-bapak dan ibu-ibu akan menjadi calon kepala sekolah, yang merupakan seorang pemimpin dari para guru.

"Jangankan memimpin orang lain atau para guru, untuk memimpin anak saja susah karena sangat sulit untuk menerima dan merubah pola kebiasaan, karena itu juga para peserta didik kalau sudah diangkat menjadi kepala sekolah harus dapat menerima komplent dari para guru, termasuk fitnah yang mungkin saja terjadi," ungkapnya.

Dia mencontohkan, seperti permasalahan yang biasa timbul apalagi dalam menegakkan aturan dan kebenaran, karena sudah pasti banyak yang komplent dengan melakukan fitnah bahkan sampai melakukan demo.

"Sikapi hal itu dengan mengucap syukur maka akan menghilangkan rasa stress, kesal, dendam dan lainnya, disamping itu akan memudahkan kita dalam menyelesaikan masalah tersebut," ungkap Bupati.

Pesanya, jalani pekerjaan sesuai aturan dan tegakkan kebenaran, "dengan malakukan itu kita akan tenang sekalipun di fitnah kita tidak akan takut, tetapi kalau tidak mau atau takut di fitnah atau di demo, maka sarannya jangan menjadi kepala sekolah".

Disisi lain Bupati juga berharap kepada para calan kepala sekolah bahkan ada yang sudah diangkat menjadi kepala sekolah dalam diklat calon kepala sekolah (cakep) ini dapat mengawasi anak didik di sekolah masing-masing agar anak didik terhindar dari pergaulan negatif. Bahkan banyak yang sudah menggunakan narkoba, termasuk ada juga para guru yang menggunakan narkoba.

Hal ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk memeranginya dan memberantasnya, kalau saja ada anak didik yang kedapatan menggunakan narkoba segera dilaporkan ke badan narkotika kabupaten (bnk) kampar untuk diambil tindakan.

"Jangan takut anak kita tidak akan dihukum tetapi malah akan disembuhkan dari kecanduan narkoba karena untuk menyembuhkannya memerlukan penanganan khusus," kata Bupati.

Ikut hadir pada acara tim master trainer dan panitia dari lembaga pengembangan dan pemberdayaan kepala sekolah (lp2ks) solo provinsi Jawa tengah, Kepala badan kepegawaian daerah kabupaten Kampar, Kadis P&K beserta seluruh pejabat eselon III dan IV dilingkungan Dinas P&K. [**infotorial/hms]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT