Kinerja SKPD di Metanti Dinilai Lamban

Senin, 11 Juni 2012 - 21:42:07 WIB
Share Tweet Instagram

Kinerja sebagian besar SKPD yang ada dilingkungan Pemkab Kepulauan Meranti dinilai lamban. Karena dengan kondisi saat ini, banyak pihak menilai jika kinerja mereka sangat lamban dalam melakukan penyerapan anggaran APBD untuk menunjang berbagai program kegiatan pembangunan di masing-masing lini.

Demikian disampaikan oleh Jefri Hidayat Ja’afar Ketua DPC partai Nasional Republik kabupaten Kepulauan Meranti, ketika dimintai tanggapanya seputar pencapaian  atas  penggunaan anggaran belanja daerah  kabupaten kepulauan meranti tahun 2012 ini oleh masing masing SKPD yang ada, pihaknya mengatakan  sangat khawatir atas kinerja sebagian SKPD yang ada dimeranti pada saat ini.

"Sebenarnya, kalau mau jujur, saya selaku bagian masyarakat yang berada diwilayah kabupaten kepulauan meranti, merasa sangat khawatir sekali atas realisasi penggunaan anggaran belanja daerah tahun 2012 yang dilakukan oleh masing-masing SKPD yang ada dilingkungan Pemkab Kepulauan Meranti," kata Jefri, Senin (11/6/12).

Lanjut Jefri, pencapaian kinerja seluruh SKPD yang ada dilingkungan pemkab kepulauan meranti antara lain dikarenakan rendahnya daya serap terhadap penggunaan APBD Kabupaten Meranti tahun 2012 oleh seluruh SKPD. Sehingga pada pertengahan tahun 2012 ini saja banyak SKPD yang belum selesai melakukan tahapan pengumuman lelang, atau ada belum melakukan lelang pekerjaan proyek mereka, pastinya pengerjaan proyek fisik dilapangan akan mengalami hal yang sama seperti tahun 2011 lalu.

"Kita mendengar banyaknya proyek M yang tidak siap pengerjaannya, dikarenakan alasan faktor alam, hal ini nampaknya akan kembali terulang," ujarnya.

Agar pengerjaan pembangunan di sektor fisik, pada tahun anggaran 2012 ini tidak jeblok seperti tahun lalu, diharapkan para rekanan agar tidak mengesubkan pekerjaan mereka kepada pihak lain. Dengan demikian, siapapun yang dinyatakan sebagai pemenang lelang, maka rekanan tersebut harus komitmen untuk mengerjakan proyeknya sendiri.

Kalau sistem  pelaksanaan pembangunan maupun pola pengawasan terhadap kegiatan pembangunan dilakukan secara baik dan profesional serta benar-benar maksimal, pastinya didaerah ini tidak akan ada pihak-pihak  yang terkait, baik  itu aparat maupun pejabat dan legislatif serta komponen masyarakat yang marah dan kecewa.

Amyurlis alias Ucok, Anggota komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti mengatakan, "Agar hasil sebuah pekerjaan pembangunan tahun 2012 ini bisa maksimal hasilnya, yaitu tepat mutu serta waktu, maka saya beserta anggota DPRD yang lainya, tak terkecuali berbagai element masyarakat lainnya, untuk ikut serta mengawasi jalanya proses kegiatan pembangunan itu. Disamping itu, kami harapkan juga kepada pihak rekanakan pekerja proyek pembangunan dilapangan, hendaknya melakukan kinerjanya secara baik dan benar," pungkasnya.**nto


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT