Burhanuddin Rugikan Negara Rp 519.718.790

Senin, 11 Juni 2012 - 20:03:47 WIB
Share Tweet Google +

Senin (11/7/12) mantan Bupati Kampar Burhanuddin Husin menjalani sidang perdana, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru. Boy nama akrab mantan bupati didakwa telah melakukan tindak korupsi dengan mengeluarkan izin penebangan hutan yang mengakibatkan kerugian negera mencapai Rp 519.718.790.

Tuduhan tersebut terjadi saat Boy masih menjabat kepada Dinas Kehutan Riau pada tahun 2005 hingga 2006. Dalam pembacaan dakawaan jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Burhanuddin didakwa telah mengeluarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) untuk 8 perusahaan yang ada di Riau. Jaksa meyebutkan penerbitan RKT untuk perusahaan yang telah memmiliki Izin Usaha  Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Industri (IUPHHK-HTI) adalah perbuatan untuk memperkaya diri sendiri atau kelompok tertentu.

Akibat dari perbuatannya yang telah menyetujui RKT dan di anggap mengungtungkan 12 perusahaan yang berada di 2 kabupaten yakni untuk kabupaten Pelalawan adalah PT. Selaras Abadi Utama ,PT. Mitra Tani Nusa Sejati, Alam Lestari, Merbau Pelalawan Lestari, Uni Seraya, Rimba Mutiara Permai, Triomas dan PT Madukoro.

Untuk kaus di Kabupaten Siak, Burhanuddin diduga telah menguntungkan 4 perusahaan yakni PT Seraya Sumber Lestari, Rimba Mandau Lestari, Bina Daya Bintara, dan PT National Timber and Forest Product. Oleh sebab itu jaksa menuntut Burhanuddin dengan dua tuntutan yakni Premier dan Subsidier.**ms

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT