Pendi: Saya Masih Tetap Kader PIB

Senin, 04 Juni 2012 - 15:41:32 WIB
Share Tweet Google +

Setelah mengundurkan diri dari jabatan bendahara Umum partai Demokrat, Pendi tetap di PIB. Kabar pengunduran Pendi dibenarkan oleh Ketua DPD
Partai Demokrat kabupaten Kepulauan Meranti, Muzamil yang dikonfirmasi wartawan terkait kabar pengunduran Pendi.

"Sejak awal saya selaku Ketua DPD Partai Demokrat kabupaten Kepulauan Meranti telah meminta kepada Pendi untuk mengundurkan diri dari jabatanya sebagai bendahara umum. Sebab yang bersangkutan statusnya masih anggota DPRD kabupaten Kepulauan Meranti dari partai Indonesia Baru (PIB). Hanya saja desakan untuk mengundurkan diri itu perkembanganya belum kita tehui secara pasti," kata Muzamil.

Masih menurut Muzamil, terkait pengunduran diri Pendi dari jabatanya sebagai bendahara umum, sebenarnya tidak tepat kalau yang menyampaikan itu ketua KPU. "Ketua KPU kan lembaga penyelenggaran pemilu. Namun kenapa harus campur tangan terkait masalah ini, tapi biarlah, saya hanya menghargai beliau,karena bagaimana pun beliau itu teman saya seleting sekolah. Kan tidak enak jika permasalahan ini di besar-besarkan," ujarnya.

Lanjut Muzamil, "perlu kita kasih tau, jika sampai saat ini kami dari DPD Partai democrat kabupaten kepulauan meranti belum mendapat surat resmi

pengunduran diri Pendi dari partai democrat, baik surat dari DPD Riau maupun dari yang bersangkutan, dan untuk mengetahui secara pasti akan kita konfirmasikan langsung kepada yang bersangkutan,".

Sementara itu Pendi yang juga selaku anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti yang akhir-akhir berdasarkan SK pelantikan ketua dan pengurus DPD partai demokrat kabupaten Kepulauan Meranti dirinya dicatut sebagai bendahara umum di partai tersebut. "Saya tidak pernah mengundurkan diri dari partai demokrat, karena saya adalah kader PIB. Toh nama saya terncantum dalam susunan pengusur DPD partai demokrat Kepulauan Meranti. Namun waktu pelantikan saya kan tidak hadir dilantik," ujarnya.

Lanjut Pendi, diakui bahwa sampai saat ini dia masih tergabung dalam Partai Indonesia Baru (PIB) dan berdasarkan data dari pusat PIB bergabung dengan partai demokat. Atas dasar margernya partai tersebutlah ia berkeinginan gabung dengan partai demokrat kepulauan Meranti. hanya saja hal itu belum dilakukan. "Saya tidak ada melanggar UU Susduk tahun 2011, karena memang saya belum keluar secara resmi dari partai PIB. saya masih sah menjadi kader partai PIB, hanya saja jika kedepanya ada perkembangan terkait gabungan PIB dengan partai democrat," pungkasnya.**def

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT