Kejari Tetapkan 4 TKS Dugaan Korupsi SPPD Fiktif Dispenda

Kamis, 12 Mei 2016 - 00:00:07 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis menetapkan 4 tersangka perkara dugaan korupsi surat perintah perjalanan dinas di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bengkalis, Rabu (11/5/16).

Keempat tersangka tersebut masing-masing berinisial HMZ (KPA), YUB (KPA), AB (PPTK) dan I (Bendahara pembantu)

Keempatnya diduga terlibat dalam perkara SPPD fiktif tahun anggaran 2012-2013 di Dispenda Bengkalis.

Hal ini dijelaskan Kejari Bengkalis Rahman Dwi Saputra ketika dikonfirmasi melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Yusuf Luqita, Kamis (12/5/16) siang.

Menurut Luqi, penetapkan keempat tersangka setelah penyidik memiliki dua alat bukti.

"Ya. kita sudah menetapkan 4 tersangka dalam dugaan korupsi SPPD fiktif tahun 2012-2013 pada Dispenda Bengkalis," kata Luqi.

Penetapan tersangka dalam perkara ini setelah dilakukan gelar perkara atas perkara dugaan korupsi SPPD fiktif itu.

Tersangka diduga telah melakukan penyimpangan anggaran pada kegiatan pendaftaran penyelesaian administrasi penyampaian SKPD dan STPD yang dilaksanakan oleh Dispenda.

"Dari dua alat bukti yang kita temukan sudah cukup kita untuk menjerat keempat tersangka," ujarnya.

Hanya saja, Luqi belum mau membeberkan jumlah kerugian negara dalam perkara ini. Sebab, pihak Kejari masih menunggu hasil audit dari BPKP.

"Kerugian Negara belum bisa kita sebutkan yang jelas sudah ada audit internal dan untuk legalitasnya tentu menunggu audit dari BPKP," katanya lagi.

Luqi menegaskan keempat tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak korupsi jo UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU 31 Tahunh 1999 jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KHUAP dengan ancaman huluman maksimal 20 tahun penjara..

"Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya. [rdi]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT