Apple Dituding Hapus 120 GB Lagu dari Komputer Pengguna

Ahad, 08 Mei 2016 - 00:00:05 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Akhir minggu ini, sejumlah pengguna Apple Music mengeluhkan bahwa layanan streaming musik tersebut menghapus file lagu yang tersimpan di komputer secara diam-diam.

Seorang pengguna bernama James Pinkstone bahkan mengaku kehilangan file lagu sebesar lebih dari 120 GB menyusul penghapusan yang dilakukan oleh Apple Music, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Daily Mail, Sabtu (7/5/16).

“Saat saya mendaftar di Apple Music, iTunes menelusuri koleksi MP3 dan WAV di komputer saya, lalu mencocokkan lagu-lagu di dalamnya dengan database Apple (syncing),” ujar Pinkstone dalam sebuah blog.

Jika Apple Music menemukan bahwa lagu di dalam harddisk ternyata juga ada dalam database Apple, menurut Pinkstone, maka Apple Music bakal menghapus file lagu di komputer.

Lagu dimaksud akan tetap ada dalam daftar Apple Music. Hanya saja, saat diputar, lagu yang bersangkutan disalurkan melalui server Apple (streaming), bukan diputar dari harddisk karena file yang dimiliki pengguna memang telah dihapus.

“Kalau Apple Music melihat file yang tidak dikenalinya… ia akan mengungggah file ke database Apple, lalu menghapus file aslinya dari harddisk saya. Saat saya ingin mendengarkan, file itu akan di-streaming dari server,” keluh Pinkstone.

Dia mengaku kehilangan banyak koleksi lagu yang dikopi dari CD, juga lagu-lagu bikinan dia sendiri dari profesi sebagai komposer musik freelance. Untung saja, Pinkstone bisa mengembalikan lagu-lagu yang dihapus Apple Music dari backup yang tersimpan.

“Kalau (film) Taxi Driver ada di Netflix, Netflix tak mendatangi rumah Anda untuk mencuri DVD Taxi Driver. Tapi ke situlah arah kita sekarang. Soal musik, Apple sudah melangkah ke sana,” ujar dia lagi.

Memang sial nasib yang dialami Pinkstone. Kalau dia tidak menyimpan backup, mungkin lagu-lagu yang terhapus bakal hilang untuk selamanya.

Tapi benarkah Apple Music menghapus file lagu milik Pinkstone secara diam-diam?

Dalam situsnya, Apple sama sekali tidak menyebutkan soal penghapusan lagu yang berada di komputer pengguna. Hanya diterangkan mekanisme kerja yang mirip dengan penjabaran Pinkstone.

Serenity Caldwell dari iMore mengatakan bahwa file lagu di komputer yang terhubung dengan Apple Music seharusnya tak terhapus kecuali memang dihapus secara sengaja oleh pengguna.

@jsnell/ Twitter Kotak dialog ini sering membuat pengguna Apple Music bingung. Pilihan "delete song" akan menghapus file di komputer, sementara "remove download" tetap akan mengirim file lokal ke folder trash tapi tetap mempertahankan file lagu yang sama di server iCloud. File di folder trash tidak akan dihapus sebelum folder trash dikosongkan sendiri oleh pengguna.

Apple Music, kata dia, akan menelusuri library musik dan mencocokkan lagu yang ada dengan database (sync). Lagu yang tidak ada dalam database akan diunggah ke server Apple setelah sebelumnya dikonversi ke dalam format AAC 256 Kbps.

Tujuannya supaya file musik yang tak ada dalam database Apple ini tetap bisa diputar oleh pengguna Apple Music dari perangkat lain lewat streaming, meskipun perangkat tersebut tidak menyimpan file musik yang bersangkutan.

Berbeda dari Pinkstone, Caldwell mengatakan bahwa file asli dari musik yang diunggah ke server Apple ini tidak diutak-atik, apalagi dihapus. Tapi, apabila pengguna berhenti berlangganan Apple Music, maka lagu dalam database Apple tidak akan bisa diakses setelah lewat 30 hari.

File asli yang sejak awal memang sudah berada di komputer pengguna sendiri tidak akan dihapus dan tetap bisa diakses.

Jadi, pada dasarnya pengguna Apple Music memiliki dua library terpisah: satu library di komputer berisi semua lagu, termasuk yang disimpan di harddisk, serta library kedua di server Apple (iCloud) berisi lagu-lagu yang bisa diakses dari semua perangkat

Membingungkan? Memang begitu. Apple Music sendiri sering dikritik karena memilki mekanisme kerja yang memusingkan pengguna.

Solusi sederhananya, untuk menghindari kehilangan musik, pengguna harus selalu menyimpan backup file lagu sebelum menggunakan jasa streaming pihak ketiga seperti Apple Music yang memiliki fitur sync. [kmc]

 


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT