Sayed Abu Bakar Perkuat Peran Legislator Riau di DPR RI

Sayed Abu Bakar Perkuat Peran Legislator Riau di DPR RI

Metroterkini.com - Legislator Senayan Idris Laena berharap kehadiran Sayed Abubakar A. Assegaf  di DPR/MPR RI semakin memperkuat peran parlemen dari provinsi Riau.

"Sekarang lengkap kembali 11 orang. Mudah-mudahan nanti bisa lebih banyak berkiprah memberikan kontribusi bagi provinsi Riau, apapun komisinya," ujar Idris Laena di gedung DPR Jakarta, Selasa (3/5).

Menurut Idris Laena, Komisi I - XI dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) lainnya memiliki peran dalam rangka memajukan daerah pemilihan wakil rakyat masing-masing.

"Mudahan-mudahan kehadiran Sayid nanti bisa mengisi celah dari semua komisi yang kita (wakil rakyat Riau) dan memperjuangkan aspirasi masyarakat provinsi Riau, " kata Idris Laena yang kini kembali duduk di Komisi VI DPR.

Sayed Abubakar Assegaf saat pelantikan Jum’at (29/5) lalu di hadapan rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua Taufik Kurniawan ini, sekaligus menutup masa sidang dan memasuki masa reses.

PAW Anggota Dewan yang diganti asal Partai Persatuan Pembangunan Irna Narulita dengan pengganti Abdul Halim. Dari Partai Demokrat Mukhniarty diganti Sayed Abubakar A. Assegaf. Dari Partai Hati Nurani Rakyat Dewie Yasin Limpo diganti Mukhtar Tompo. PAW ketiga legislator tersebut sesuai dengan Keppres 42/P,44/P,45/P Tahun 2016 15 April 2016.

Pengambilan sumpah dipandu oleh Ketua DPR RI Ade Komarudin, sumpah yang diucapkan mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia. "Sumpah ini adalah janji terhadap Tuhan Yang Maha Esa," ujar Akom membacakan naskah sumpah pelantikan.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat," ujar tiga Anggota Dewan yang sedang dilantik serentak.

Masih dalam janjinya Sayed menegaskan akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi tegakknya kehidupan berdemokrasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang dan golongan.

"Saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional, demi kepentingan bangsa dan negara kesatuan republik Indonesia, " katanya.

Sayed mengaku siap ditempatkan di komisi manapun. Baginya sebagai anggota DPR RI dapil Riau siap berjuang untuk kepentingan Riau di komisi berapapun. "Saya siap ditempatkan di komisi apapun oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat. Saya siap berjuang untuk Riau di Senayan ini, " ujarnya.
 
Sayed mengaku siap menjalankan amanah rakyat, khususnya masyarakat di dapil yang sudah memilihnya.  Sebagai anggota DPR-RI yang baru saja dilantik, Sayed menyatakan ia harus secepat mungkin beradaptasi dalam jabatan baru sehingga menjadi perwakilan yang bisa membawa aspirasi rakyat di dapilnya.
 
"Saya hanya berusaha untuk belajar dan semakin mengasah, pastinya kita harus optimis ya. Amanah masyarakat Riau itu harus dijalankan sebaik-baiknya. Yang terpenting saya akan tetap melanjutkan pekerjaan almarhuman yang sebelumnya dan bekerja semaksimal mungkin," kata mantan anggota DPRD provinsi Riau itu.
 
Dari 11 legislator Riau, hanya komisi I dan VIII yang tidak ada satupun wakil rakyat dari Riau. Lukman Edy (FPKB) dan Tabrani Maamun duduk di komisi II yang mengurusi masalah pemerintahan dalam negeri dan Otda. Marsiaman Saragih ditempatkan fraksi PDI Perjuangan di komisi III yang membidangi masalah hukum dan rekan se-fraksinya Efendi Sianipar bertugas di komisi IV yang menangani masalah kehutanan, pertanian dan perkebunan. Jon Erizal (F-PAN) sebagai wakil ketua komisi XI yang mengurusi anggaran, Rita Zahara (F-Gerindra) di komisi V menangani masalah perhubungan dan transportasi, Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, M. Nasir (F-PD) di komisi VII membidangi masalah ESDM, Ristek, Migas. Chairul Anwar (F-PKS) saat ini berada di komisi XI menangani masalah kesehatan dan ketenagakerjaan serta politisi dari Gerinda Edy Tanjung duduk di komisi VI mengurusi BUMN.

 

Berita Lainnya

Index