Komite Aksi Cilegon Sejahtera Minta BPK Audit Pemko Cilegon

Jumat, 29 April 2016 - 00:00:06 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Program Pemkot Cilegon yang di bentuk dalam program pro-rakyat menuai banyak kritikan usai laporan pertanggung jawaban periode tahun 2010-2015, yang mendapat raport merah yakni peningkatan angka pengangguran kota Cilegon, di atas rata-rata angka pengangguran provinsi Banten.

Dalam hal ini, Komite Aksi Cilegon Sejahtera (Kacitra), meminta BPK agar mengaudit keuangan Pemda kota Cilegon.

Demikian, Nur Cholish Hasan, selaku koordinator komite aksi Cilegon sejahtera (Kacitra) menilai, program pro-rakyat yang menjadi prioritas di kota Cilegon mendapat hasil buruk pada periode 2010-2015.

"Kami hanya meminta kebenaran, transparansi anggaran dari Pemkot, terutama bapak  TB. Iman Aryadi selaku walikota Cilegon, dengan program pro-rakyatnya, yang selama ini di junjung tinggi oleh setiap masyarakat", ungkapnya dalam keterengan tertulis pada redaksi.

Selain itu, pria yang akrab disapa Cholish ini juga menambahkan, program ini ternyata tidak menyeluruh, seharusnya dengan program pro-rakyat angka pengangguran di kota Cilegon sedikit teratasi.

"APBD kota Cilegon tidak sedikit, CCSR harusnya juga lebih tegas dalam mewadahi pengabdian perusahaan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Dalam pendidikan pun Pemkot tidak transparan di bidang beasiswa masyarakat Cilegon", ujar Cholish.

Maka kami, lanjut, Komite Aksi Cilegon Sejahtera (Kacitra), akan terus mengawal semua elemen dalam mengatasi peningkatan pengangguran di Cilegon ini.

"Kami komite aksi Cilegon sejahtera, akan terus melakukan pengawalan terhadap semua program pemerintah maupun non pemerintah yang berkaitan dengan APBD dengan kesejahteraan sosial masyarakat", tegas Cholish, yang juga aktivis Himpunan Mahasiswa Islam. [**ril]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT