Program Magrib Mengaji Kurang Mengakar di Masyarakat

Ahad, 24 April 2016 - 00:00:12 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com – Wakil Bupati Bengkalis, H Muhammad mengakui bahawa program Maqrib mengaji kurang mengakar di masyarakat.

Program tersebut baru sekedar program pemerintah yang sudah diluncurkan sejak beberapa tahun lalu itu, ternyata belum menjadi gerakan masyarakat.

Pada hal, banyak manfaat yang diperoleh dari program Maqrib mengaji tersebut. Salah satu sebagai benteng agar keluarga terhindar dari narkoba dan pergaulan bebas.

Namun imbuhnya, melihat kondisi riil saat ini, dimana kasus penyakit masyarakat seperti narkoba dan pergaulan bebas makin marak. Membuktikan bahwa program magrib mengaji belum menjadi sebuah gerakan masyarakat.

Kondisi ini disampaikan Muhammad saat menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-42 tingkat kecamatan Mandau, Sabtu (23/4/16) malam.

MTQ yang mengambil tema “Melalui MTQ ke-42 Tahun 2016 Kecamatan Mandau, Mari Kita Aktifkan Maqrib Mengaji dan Amalkan Isi Kandungan Al-Qur'an  dan Jauhi Narkoba dan Pergaulan Bebas”  dipusatkan di halaman Gedung LAM Riau, Kelurahan Batang Serosa, Duri. [rdi]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT