Illog Marak di Meranti, Aguan Mengaku Tampung Kayu dari Warga

Selasa, 19 April 2016 - 00:00:06 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Aktivitas ilegal loging yang marak di Kabupaten Meranti bukan hal yang baru. Salah seorang penampung kayu dari kegiatan ilegal loging mengaku bahwa kayu olahan yang selama ini ditampung dari hasil perambahan yang dilakukan warga.

Seperti di Desa Alai Selatan, Kabupaten Kepulauan Meranti, Salah seorang penampung yang bernama Aguan yang memiliki gudang kayu (papan).Aguan ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengakui, papan yang ada dalam gudangnya dibeli dari penebangan liar.

Menurut Aguan, ia membeli papan dan jenis lainnya setelah kayu diantar sampai di gudang.

"Saya baru bayar setelah sampai di gudang. Masalah asal kayu saya tidak tahu," kata Aguan.

Adiarno seorang tokoh muda Selatpanjang, Senin sore mengungkapkan, setiap malam 6-7 gerobak bermuatan kayu olahan berbentuk papan dan jenis lainnya melenggang masuk Kota Selatpanjang.

Disini mereka istirahat sejenak untuk memantau situasi dan dinihari bergerak masuk kota.

Di kota mereka kemudian memasukan papan dan balok tim ini ke gudang-gudang milik penampung. 

Setiap gerobak berisi sebanyak 75-80 keping papan. Dengan demikian setiap malam 525 keping papan masuk ke penampung dalam Kota Selatpanjang.

Menurut Adiarno, sebelum masuk ke pusat kota, para penarik gerobak bermuatan papan dan jenis lainnya yang berasal dari kayu alam ini bergerak malam hari melalui Jalan Poros Desa Batang Malas terus ke Desa Alai Selatan, Kecamatan Tebing Tinggi Barat. [rdi]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT