Gembong Sabu Rupat Bengkalis Akhir Diterjang Peluru Aparat

Sabtu, 16 April 2016 - 00:00:05 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Akhirnya sepak terjang UT (30) dalam bisnis barang haram berupa sabu di Pulau Rupat berakhir. UT  warga Jalan Bantal Jaya, Desa Hutan Panjang, Kecamata Rupat Utara, itu  terkapar setelah timah panas dari aparat kepolisian menerjang kakinya.

UT ditangkap saat berada di Selat Morong, Kecamatan Rupat Utara, Jum'at (15/4/16) sore, sekitar pukul 18.00 WIB. Saat mau ditangkap UT mencoba melawan dan berusaha merebut senjata api anggota.

Perlawan ini diduga dilakukan tersangka karena tersangka mengantongi sebanyak 50 gram sabu dan uang tunai Rp 100 juta yang diduga hasil penjualan barang haram tersebut.

UT terpaksa dilumpuhkan Polisi dengan timah panas yang bersarang dipinggul dan dua dikaki.

"Benar kita mengamankan seorang tersangka tindak pidana narkotika di Rupat. Kejadiannnya, pada hari Jum'at tanggal 15 April 2016 sekira pukul 10.00 WIB, tim Opsnal Sat Narkoba Polres Bengkalis mendapat informasi bahwa sering terjadi transaksi Narkotika di Selat Morong," kata Kepala Satuan Narkoba Polres Bengkalis, AKP Nofi Pasu, Sabtu (16/4/2016).

Menurut Nofi Posu, terungkapnya bisnis UT berdasarkan informasi dari masyarakat. Tim Opsnal Polres yang mengembangkan informasi ini mendapat informasi sekira pukul 18.00 WIB berada di Selat Morong. Tim Opsnal kemudian menyamar sebagai pembeli dan memesan sabu 2 ons dari tersangka UT.

Pada saat akan melakukan transaksi tim mengamankan UT dari tiga orang diduga.

"Saat mau ditangkap tersangka UT berusaha merebut senpi anggota. Anggota melepaskan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, akan tetapi tidak dihiraukan. Kemudian tim opsnal melumpuhkan UT dgn cara menembak dikaki sebanyak 2 kali dan di pinggul 1 kali," jelas Kasat Narkoba.

Dari tangan UT diamankan barang bukti berupa sabu seberat 50 gram, 1 unit HP dan uang tunai Rp 100 juta.

"Sebelum diamankan di Mapolres, tersangka lebih dahulu dibawa ke Rumah Sakit guna pengobatan," pungkas Posu. [rdi]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT