Batu Akik Tenggelam Digantikan Bisnis Burung

Kamis, 14 April 2016 - 00:00:18 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Tren jual beli batu akik nampaknya mulai tenggelam, dan digantikan dengan bisnis burung yang ternyata banyak diperjual-belikan di platform iklan baris OLX.co.id.

Data perkembangan perdagangan elektronik OLX pada kuartal pertama 2016 memperlihatkan bahwa penjualan batu akik semakin menurun, berbanding terbalik dengan burung.

"Kita lihat, baru akik trennya menurun, tapi burung trennya melonjak sangat tinggi. Ini tren baru yang kita liat di kuarter pertama 2016," kata Edward Kilian Suwignyo, Chief Marketing Officer OLX Indonesia saat acara Media Gathering di Jakarta (14/04).

Harga burung yang dijual di OLX memiliki kisaran harga puluhan ribu hingga puluhan juta, tergantung jenis burungnya.

OLX mencatat setiap bulan ada sekitar 70.000 iklan jual beli burung yang terpampang di OLX Indonesia. Dari angka tersebut, sekitar 53 ribu di antaranya berhasil terjual.

"Hanya dalam waktu 2 hari setelah iklan di-posting, burung sudah laku terjual," lanjutnya.

OLX mencatat pada kuartal pertama 2016, pertumbuhan penjualan di platform mereka mengalami peningkatan 18 persen dari sekitar 1,4 juta transaksi per bulan menjadi 1,6 juta transaksi per bulan.

Begitu juga dengan nilai transaksi yang mengalami peningkatan hingga 43 persen dari Rp 51 triliun pada Desember 2015 menjadi Rp 73 triliun pada akhir Maret 2016.

Meskipun berhasil menaikkan jumlah dan nilai transaksi, OLX mengakui bahwa saat ini mereka belum bisa meraup keuntungan dari jutaan transaksi yang terjadi setiap bulannya.

"Kita tidak menjual nilai transaksi yang difasilitasi. Tapi bisa dilihat bahwa semakin besar nilai (rupiah) yang dipercayakan oleh pengguna OLX," jelas Edward.

Oleh karena itu, saat ini OLX Indonesia terlebih dahulu fokus untuk bisa mengembalikan modal yang sudah dikeluarkan. Strategi perusahaan untuk menghasilkan uang dari layanan adalah menerapkan berbagai layanan berbayar, seperti sundul premium dan top listing. [cnn]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT