Kantor Gubernur Papua Dikepung Pendemo Berantas MiIras

Rabu, 06 April 2016 - 00:00:08 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Lebih kurang 300 pemuda Koalisi Mahasiswi Pemuda dan Masyarakat Papua menggelar aksi unjuk rasa menolak peredaran miras di Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Rabu (6/4/16).

Aksi unjuk rasa ini digelar untuk menindaklanjuti penandatanganan pakta integritas oleh Gubernur Papua Lukas Enembe bersama seluruh bupati dan wali kota di Papua pada 30 Maret 2016 lalu.

Para pendemo menyampaikan 10 poin dalam tuntutannya, antara lain mendesak pemerintah merealisasikan pelarangan produksi dan peredaran minuman keras di seluruh Papua, mencabut izin peredaran minuman keras.

Selain itu, para pendemo mengharapkan tindakan tegas berupa sanksi denda sebesar Rp 100 miliar bagi oknum yang terlibat dalam peredaran miras.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia Kota Jayapura Benyamin Gurik menyatakan, pihaknya mendukung pemerintah daerah agar memperjuangkan peningkatan taraf hidup dan martabat orang asli Papua.

"Demi keberlangsungan hidup anak Papua di masa mendatang, kami mendesak pemerintah segera menindaklanjuti segala tuntutan ini dalam waktu singkat," kata Benyamin.[basya]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT