Manajemen BUMD PD Tuah Sekata Kacau Balau

Selasa, 05 April 2016 - 00:00:07 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Ternyata manajemen Peruahaan Daerah (PD) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata Pangkalan Kerinci, Kabuaten Pelalawan, Riau, kacau balau, pasalnya ada perintah pemutusan sambungan KWh di kantor PT. Saranaultra Sandika Unitama Developer anggota REI - 09 - 00143, jalan Arifin, Pangkalan Kerinci, Kelurahan Kerinci Timur, Pelalawan, Riau oleh pimpinannya Sanusi Harianto, SE, AK, MM tidak pernah dilaksanakan.

Surat pemutusan Listrik No.028/TS/105 -- H/II/2016 yang dikeluarkan direktur utama ini diputus setelah nego dengan perusahaan perumahan ini disambung lagi, berdasarkan isi surat ini pelanggan PD Tuah Sekata telah melakukan over spaning karena menyambung ke tetangga.

Sementara sangsi yang jelas tertulis akan diberikan batas waktu hingga Senin (7/3/16) apabila tidak memasang Kwh baru kerumah - rumah dilingungan kantor tersebut maka PD Tuah Sekata akan melakukan pemutusan jaringan induk.

"Aneh saja sampai saat ini Kwh di perkantoran tersebut masih terpasang, dan penyambungan kerumah - rumah masih jalan, ada apa ??." jelas ketua harian LSM Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia, (LCKI) Dana Sipayung, Selasa (5/4/16).

Disayangkan Sipayung memang dalam menejemen perusahaan memakai uang rakyat ini bisa dikendalikan denga semena - mena, bahkan pemasangan jaringan yang seyogyanya ditenderkan dipasang sendiri oleh oknum karyawan di PD Tuah Sekata.

Saat ini sedang berlangsung pemasangan jaringan sepanjang 2,8 Kilo meter dari Simpang Kualo diduga digesa menuju perumahan Lia Sari Residence oleh pegawai PD Tuah Sekata, dan pemasangan ini telah dipermasalahkan oleh Asosiasi Kelistrikan Indonesia (Aklindo) namun pemasangan terus digesa.

"Saya nilai pemasangan ini langgar UU No 80 tahun 2003 tentang pedoman pengadaan barang dan jasa, dan Perda No 04 tahun 2004," Ujar Ketua Aklndo Armon Chan.[basya]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT