Pemilik Lahan Diimbau Jangan Membakar

Kamis, 17 Maret 2016 - 00:00:04 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Untuk mencegah terjadikan kebakaran lahan dan hutan, Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengimbau kepada masyarakat, terutama pemilik lahan untuk mengurungkan niat  mengolah maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar untuk sementara waktu mengurungkan niat untuk mengolah maupun membersihkan lahan, apalagi dengan cara membakar. Sebab konsekwensi yang ditimbulkan, selain menyebabkan kerusakan lingkungan, juga harus berhadapan dengan persoalan hukum,” ungkap Amril Mukminin dalam sambutan yang dibacakan Sekda H Burhanuddin pada peringatan Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Bupati Bengkalis, Rabu (17/3/16).

Bupati mengajak terutama aparatus sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Bengkalis agar dapat menjadi pioner dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karlahut di negeri junjungan yang sama-sama kita cintai.

Seperti diketahui Kabupaten Bengkalis dan sejumlah daerah lain di Provinsi Riau selama hampir satu bulan ini dilanda musibah kebakaran lahan dan hutan (karlahut). Untuk menanggulangi musibah petugas di lapangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar), TNI, Polri dan masyarakat peduli api serta berbagai pihak lainnya terus bekerjamelakukan pemadamam.

“Kita berdo’a dan berharap, semoga petugas di lapangan, tetap diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan, sehingga mereka mampu melaksanakan kerja mulia tersebut dengan sebaik-baiknya. Kembali cepat berkumpul bersama keluarga tercinta, sebab semboyan mereka adalah, "pantang pulang sebelum padam", semboyan yang harus kita apresiasi bersama,” ungkapnya.

Dikatakan Amril, selain melakukan upaya pemadaman di lapangan, petugas juga telah mengambil tindakan hukum terhadap masyarakat yang sengaja atau tidak sengaja membakar lahan. Diantara warga yang ditindak oleh aparat kepolisian, salah seorang berstatus ASN di lingkup Pemkab Bengkalis.

“Kami tentu sangat menyayangkan sekali atas terjadinya kasus tersebut. Mengenai persoalan hukum terhadap ASN tersebut, sepenuhnya kita serahkan kepada aparat penegak hukum. Namun demikian, tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah,” tandasnya.

Dalam pencegahan dan penanggulangan musibah karlahut, Amril juga mengajak masyarakat agar ikut berperan aktif. Ketika di daerahnya kebakaran, meski bukan pemilik lahan,  diharapkan masyarakat bergotong royong memadamkan api. Selain itu, masyarakat harus saling mengingatkan kepada yang lain, agar tidak membakar lahan dan hutan. [rdi]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT