POM Riau Sita Ratusan Jenis Barang Luar Negeri di Selatpanjang

Rabu, 18 April 2012 - 18:42:32 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Satuan gabungan dari berbagai instansi pemerintah dan aparat penegak hukum di bawah komando Balai Pengawas Obat Makanan POM Riau, Selasa (17/04/12) melakukan penyitaan barang haram dari luar negeri di sebuah gudang jalan pengaram yang berada di kota Selatpanjang Kepulauan Meranti.

Penyitaan ratusan merek barang haram dari luar negeri khususnya berbagai jenis merek makanan tersebut dimulai  sejak pagi pukul 09.00 WIB hingga berakhir pukul 14,00 WIB dengan memboyong 4 truk mini barang digudang Surya Jaya di jalan pengaram yang dipindahkan ke gudang dinas kesehatan jalan pelabuhan kota Selatpanjang pada Selasa (17/4/12).  
 
Mobil pikcup terpaksa bolak balik membawa barang tersebut  selama 4 kali, Ratusan merek barang makanan tidak jelas asal luar negeri tersebut diamankan di gudang faarmasi dinas kesehatan yang ada di jalan pelabuhan Kota Selatpanjang.

Drs I Gede Wayan Suwandi kepala Balai POM Pekan Baru melalui Adrizal, Kasi Penyelidikan Balai POM Riau bersama 10 anggota dari berbagai instasi aparat yang terdiri dari Disperindag, Kejaksaan dan personil Polda Riau kepada wartawan  di sela-sela penggeledahan barang tersebut mengatakan, mereka bertugas berdasarkan perintah Kepala Balai POM Provinsi Riau Igede Nyoman Suandi untuk melakukan penyitaan atas barang-barang tersebut.
 
Menurut Adrizal, masuknya barang-barang eks luar negeri itu sangat merugikan negara. Baik dari bea masuk maupun berdampak buruk terhadap produksi barang dalam negeri. Ia menyebutkan kalau barang kita sangat sulit masuk ke luar negeri. Sementara barang dari luar negeri kok bisa gampangnya masuk.
 
"Ini sangat merugikan negara dan industry. Sebab seluruh barang makanan dan minuman sudah ada diproduksi dalam negeri. Selain itu katanya lagi, barang eks luar negeri tersebut belum tentu memiliki standar kesehatan. Sehingga kita harus menyita barang ini dan memproses pemiliknya sesuai ketentuan perundangan yang berlaku," ungkapnya.  
 
Diakui Adrizal dari beberapa pemerikasaan yang dilakukan di kios atau supermarket yang ada di kota Selatpanjang mendapatkan informasi 
bahwa barang tersebut berasal dari gudang Surya Jaya. "Dasar itulah maka kami langsung menuju gudang ini dan ternyata apa yang kami duga sebelumnya terbukti di sini," tuturnya.  
 
Pemilik gudang dan barang tersebut AK kepada wartawan tidak banyak berbicara. Ia hanya mengatakan pasrah saja kepada peraturan sesuai 
ketentuan tersebut. Adapun berbagai jenis barang  yang disita tersebut antara lain, minuman Kranting Daeng produk Thailand, Milo produk Malaysia, Tauco, Minuman Segar Cap Kaki Tiga produk Malaysia, Ikan Sarden produk Malaysia, serta ratusan jenis barang asal luar negeri yang tidak memilik lebel Halal dan izin edar di pasaran dalam negeri.**def

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT