Cabe dan BBM Akibatkan Deflasi di Riau

Selasa, 01 Maret 2016 - 00:00:15 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Mawardi Arsyad Selasa (1/3/16) mengatakan bahwa pada February 2016, Riau mengalami deflasi sebesar 0,34 persen.

Deflasi terjadi menurutnya akibat terjadinya penurunan harga, terutama untuk harga BBM dan harga cabe.

Dia menambahkan terjadinya deflasi di Riau pada bulan Februari ini juga karena masih banyak bahan makanan dan sub sektornya terjadi penurunan, sementara makanan jadinya, justru mengalami kenaikan yang sangat tinggi jika dibanding dengan bahan makanannya. 

Menurutnya, secara umum harga bahan pokok di Riau masih terjadi kenaikan. Misalnya ikan kembung, anggur dan lain-lain. Sementara penurunan harga barang kebutuhan terjadi di komoditas cabe merah sebesar 22 persen, cabe rawit 15 persen dan bawang merah sebesar 13 persen.

"Dibanding 3 kota di Riau, Kota Pekanbaru mengalami deflasi terbesar yakni 0,50, sedangkan di Kota Tembilahan terjadi deflasi Sebesar 0,06 persen. Namun untuk di Kota Dumai jutru mengalami inflasi, atau terjadi kenaikan harga," terangnya. 

Kenaikan dan penurunan harga tersebut menurutnya memang terjadi disemua sub sektor bahan makanan. Namun demikian, dari 3 kota di Riau itu dianggap sudah cukup menggambarkan bahwa pada bulan ke dua di tahun 2016 ini, Riau mengalami deflasi. Setelah sebelumnya, pada Januari 2016 lalu Riau mengalami inflasi. [**rt]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT