Silpa APBNP 2015 Mencapai Rp 26,1 Triliun

Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:08 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2015 menghasilkan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp 26,1 triliun. 

Dari total tersebut, sekitar Rp 18 triliun bersifat cair sementara sisanya tidak lantaran dikelola oleh Badan Layanan Umum (BLU). 

Bambang mengatakan Silpa sebanyak lebih dari Rp 18 triliun tersebut akan dimanfaatkan dalam APBN Perubahan 2016 khususnya untuk mengakomodasi pembiayaan.

"Silpa ini akan digunakan untuk mengurangi utang atau menambah defisit tapi tidak dengan utang, dengan memanfaatkan Silpa," kata Bambang dalam rapat dengan Badan Anggaran DPR di Jakarta, Rabu (17/2/16). 

Bambang menyampaikan, realisasi APBN Perubahan 2015 menunjukkan defisit APBN sebesar 2,53 persen dari Produk Domestik Bruto, dengan pendapatan negara mencapai Rp 1.504,5 triliun, sedangkan belanja negara mencapai Rp 1.796,6 triliun. 

Sementara, dalam APBN 2016 pemerintah menargetkan defisit APBN sebesar 2,15 persen dari Produk Domestik Bruto. 

Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menyampaikan realisasi APBN 2016 sampai dengan 5 Februari 2016. Pendapatan negara mencapai Rp 94,9 triliun sementara belanja negara mencapai Rp 164,9 triliun. 

"Realisasi APBN 2016 sampai 5 Februari 2016, sudah ada defisit Rp 70 triliun," imbuh Bambang. 

Meski sudah defisit, Bambang optimistis penerimaan negara akan bertambah besar, utamanya dari pajak.  Sebab pada Maret nanti, wajib pajak pribadi sudah mulai melaporkan surat pemberitahuan pajak tahunan. [kompas]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT