Korban Banjir Kampar Demo PLTA Koto Panjang

Sabtu, 13 Februari 2016 - 00:00:19 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Banjir yang diduga akibat kelalian dari pihak manejemen PLTA Koto Panjang telah merendam ratusan ribu pemukiman warga di Kabupaten Kampar, Riau. Sabtu (13/2/16) ratusan warga dari berbagai desa di sekitar Kuok melakukan unjuk rasa di lokasi Gardu Induk PLT Koto Panjang kabupaten Kampar.

Dalam aksi unjukrasa ratusan masa tersebut, juga ikuti oleh Kepala Desa yang ikut menyampaikan aspirasi warga. Massa meminta PLTA Koto Panjang, Kampar, Riau agar mengganti kerugian yang di alami warga akibat pembukaan pintu air dari pihak PLTA Koto Panjang.

Masa juga meminta, manejer gardu Induk PLTA Koto Panjang, agar dipecat temasuk GM PLN Wilayah Riau-Kepri di Pekanbaru. "Kita minta pimpinan PLN dipecat. Kami menilai mereka tidak mampu mengelolah gardu Induk PLTA Koto Panjang," ungka pengunjukrasa dalam orasinya.

"Kami tidak ingin hal seperti ini terulang lagi karena saat ini ratusan ribu masyarakat Kampar trauma melihat kejadian yang melanda masyarakat di sepanjang aliran Sungai Kampar. Kami tidak menginginkan orang-orang yang ada di PLN saat ini. Kami minta mereka dipecat," ujar warga dalam orasinya.

Perwakilan dari pihak PLTA Koto Panjang, Regar yang menemui massa berjanji menampung seluruh tuntutan warga.

"Kami akan sampaikan kepada pimpinan dan meminta kepada warga untuk memberikan waktu 1 minggu untuk menindaklanjutin seluruh tuntutan warga," ungkapnya.

Setelah masa mendengar jawaban dari pihak PLN, massa pun langsung membubarkan diri. [ali]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT