Banyak Proyek Menyimpang, Dewan Inhu Akan Turun Lapangan

Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:10 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Ketua Komisi III DPRD Indragiri Hulu R.Irwantoni mengakui kepada wartawan, akan turun gunung ke setiap wilayah guna mengetahui realisasi kegiatan fisik pada tahun Anggaran 2015 lalu. Pasalnya banyak kegiatan fisik ditemukan, namun dinilai tidak sesuai dengan harapan.

Contohnya kunjungan Komisi III DPRD Inhu kedaerah Kecamatan Sei Lala dan Kelayang, disana pelaksanaan renovasi pembangunan kantor, perlu diperbaiki kembali karena pembayarannya telah 100 persen. Sedangkan realisasi fisik lapangan, banyak kekurangan serta tidak sesuai.

Dengan kunjungan kerja ke Dapil III, beberapa waktu lalu sebutnya R Irwantoni, menyebutkan wilayah Kecamatan Sungai Lala dan Kelayang banyak menemukan proyek Pemkab Inhu yang bermasalah. Hal tersebut diketahui ketika Komisi III turun gunung dan meninjau sejumlah proyek.

Dari hasil kunjungan lapangan dan menemukan banyak proyek Dinas PU Bidang Cipta Karya yang bermasalah. Sehingga melalui Komisi III akan evaluasi proyek-proyek tersebut, karena kontrak kerja dengan realisasi harus sesuai.

Soal temuan beberapa proyek bermasalah jelasnya lagi, antara lain pelaksanaan rehab Kantor Camat Kelayang tahun 2015, ditemukan rusak di bagian atap dan plafon. Atap kantor Camat Kelayang bocor. Sedangkan proyek pembangunan rehab Kantor itu, baru selesai dikerjakan akhir tahun 2015, namun plafon loteng dibeberapa ruangan sudah rusak. "Pelaksana kegiatan dinilai tidak propesional dalam memasang atap, sehingga bocor dan merembes ke plafon," ucapnya lagi.

Selain itu, pihaknya juga meninjau proyek peningkatan jalan Desa Pulau Sengkilo, Kecamatan Kelayang. Ada beberapa titik kerusakan aspal. Padahal jalan tersebut baru diaspal pada tahun anggaran 2015 lalu.

"Meski baru diaspal, ada beberapa titik kerusakan yang kita temukan dan masalah ini akan kita tindak lanjuti. Bahkan juga ada sebagian besar proyek yang dilaksanakan di daerah yang memang jauh dari pantauan selalu bermasalah. Hal ini seakan disengaja, dan PU tak lagi memantau," tambahnya.

Jadi nanti melalui Komisi III akan melakukan evaluasi terhadap proyek tersebut. Kontrak dengan kenyataan lapangan akan disesuaikan. Jika memang tidak memenuhi spek lapangan, maka akan dicarikan solusi terbaik.

Untuk itu diharap dinas PU Kabupaten Inhu bisa bekerja secara profesional, sehingga penyelewengan pekerjaan dapat diminimalisir. 

"Jangan asal mencairkan dana saja, tetapi proyek yang dilaksanakan tidak bisa dinikmati dengan sempurna," pungkas Irwantoni kesal dan berjanji akan kembali turun ke daerah lain seperti wilayah Kecamatan Batang Cenaku. [frs]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT