Plt Gubri Buka Rakor Karlahut Antisipasi El-Nino

Rabu, 27 Januari 2016 - 00:00:18 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) tentang penerapan sistem pemberdayaan desa untuk cegah Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Provinsi Riau. Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB, Willem Rampangilei.

Selain, itu turut hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) diantaranya, pimpinan DPRD Riau Noviwaldy Jusman, Danrem 031/WB Brigjend TNI Nurendi, Danlanud Marsekal Pertama Henri Alfiandi, serta perwakilan dari kepolisian, kejaksaan serta berbagai undangan dan stake holder lainnya.

"Pak Willem saya laporkan, sebagai bentuk pencegahan kita hingga hari ini terus beruapa melakukan pencegahan. Diantaranya dengan terus melakukan kesiagaan seperti patroli, pengawasan baik terhadap lahan perusahaan mau pun lahan masyarakat," papar Plt Gubri saat membuka Rakor Karlahut.

Plt Gubri juga menyatakan pada kesempatan ini penting sebagai persiapan untuk lebih memantapkan lagi sebagai bentuk pencegahan Karlahut. Diharapkan, berbagai masukan dapat dihasilkan agar ke depan, bencana asap seperti halnya yang terjadi pada beberapa tahun terakhir tak terjadi lagi tahun ini.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Danrem 031/WB Brigjend TNI Nurendi. Menurutnya, harus ada tekad kuat bersama, baik pemerintah serta kalangan usaha dalam usaha pencegahan Karlahut.

Danrem juga mengingatkan agar semua waspada el-nino yang terjadi pada tahun ini. Dimana kelembaban karena tingginya intensitas hujan saat ini, justru akan berkurang dalam beberapa minggu ke depan.

Di perkirakan mendekati akhir Februari nanti sudah mulai memasuki perubahan cuaca lembab ke musim kering. Diperkirakan pada Maret sampai Juli mendatang adalah musim panas ekstrim atau biasa disebut dengan el-nino.

"Saat inilah potensi Karlahut bisa terjadi jika kita lengah. Apalagi jika ada orang-orang tak bertanggung jawab yang sengaja memanfaatkan musim panas untuk kepentingan dalam membuka lahan. Karena itu diperlukan kewaspadaan kita semua dalam mencegah Karlahut," tegas Danrem. [**rtc]

 

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT