Kesbangpol Awasi Pergerakan Gafatar di Riau

Selasa, 12 Januari 2016 - 00:00:20 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Pergerakan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Indonesia mulai meresahkan masyarakat dan di Riau keberadaan terus diawasi. Sebelumnya, organisasi itu pernah terdaftar di Kesbangpol Riau dari 2011-2015.

Untuk wilayah Sumatera Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Provinsi Aceh sudah diharamkan, begitu juga dengan Nusa Tenggara Barat (NTB) juga dengan tegas menolak keberadaan aliran yang dipandang sesat tersebut. Lalu bagaimana di Riau.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau Ardi Basuki mengaku hingga saat ini belum melihat gerakan yang menyimpang. Gafatar sendiri disebut-sebut melarang melafazkan dua kalimat syahadat, sholat lima waktu termasuk berpuasa. Meski begitu, Kesbangpol terus memantau pergerakannya.

"Kita belum nampak pergerakan (menyimpang), karena memang tak terlihat lagi aktivitasnya. Tapi kita terus lakukan pengawasan," kata Ardi Basuki, Selasa (12/1/16).

Catatan Kesbangpol Riau, Gafatar beralamatkan di Jalan Arifin Achmad RT 02 RW 05 Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai yang dipimpin oleh Andi Dahlan Paramadjeng, Sekretaris Nasul serta Bandaha Agus Ferdyan, pernah terdaftar sejak 2011 hingga Desember 2015 di Kesbangpol Riau. Namun sejak enam bulan terakhir, aktivitasnya sudah tak terlihat lagi.

Tahun lalu, Gafatar sempat melakukan audensi dengan Gubernur Riau, namun ketika hendak beraudiensi dengan Kapolda dan Danrem, 'tidak dilayani' karena sudah ada laporan-laporan miring dari gerakan yang dilakukannya.

"Mungkin usahanya agar dapat pengakuan seperti organisasi masyarakat lainnya, ada beberapa kali berusaha menemui Kapolda dan Danrem, tetapi ada laporan terkait gerakan mereka, rencana audensi itu tidak jadi dilakukan," papar Ardi.

Majlis Ulama Indonesia (MUI) Pusat sudah menyatakan Gafatar itu kelompok sesat dan bukan gerakan organisasi Islam murni dan di Jakarta Gafatar terdaftar sebagai Ormas sejak 2011. [**]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT