Kisah Inspiratif Gani Lasa Diangkat ke Film Layar Lebar

Senin, 11 Januari 2016 - 00:00:05 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Satu lagi, film biografi drama berjudul Mimpi Anak Pulau akan meramaikan pasar perfilman tanah air.

Film yang diproduksi Nadinne Batam Production dan Studiopro 1226 Jakarta ini merupakan film kisah nyata kehidupan dan perjuangan anak pulau dari Batam, Kepulauan Riau bernama Gani Lasa di angkat ke layar lebar.

 “Gani Lasa adalah tokoh inspiratif bagi masyarakat Kepulauan Riau. Dia adalah satu diantara tiga sarjana pertama di Batam yang lahir dan besar di pesisir Nongsa,” jelas Indra Sudirman, Executive Producer Mimpi Anak Pulau saat dihubungi, Senin (11/1/15).

Menurutnya, kisah Gani Lasa patut menjadi tauladan generasi muda. “Sebelum sukses hingga sekarang menjadi pejabat di Batam, dia melalui kisah hidupnya dengan penuh kepahitan. Kisahnya itulah yang kini kami filmkan,” lanjut Indra.

Disutradari Kiki Nuriswan, Mimpi Anak Pulau adalah film hasil adaptasi novel karya Abidah El Khaliegy, penulis ‘Perempuan Berkalung Sorban’. Film tersebut sengaja mengambil setting lokasi sesuai aslinya di Batam.

“Film ini memiliki makna penting bagi masyarakat Batam, khususnya bagi orang tua agar tidak menyerah dan terus berusaha menyekolahkan anaknya dengan segala daya dan upaya,” beber Kiki Nuriswan.

Banyak cerita dramatis dan mengharukan dalam film yang dibintagi Ray Sahetapy, Ananda Lontoh, Herdin Hidayat, serta aktris-aktris Malaysia seperti Dato Ahmad Tamimi dan Mardiana Alwi dan aktor cilik Daffa Permana ini.

Dikisahkan bagaimana Gani Lasa kecil sebagai anak yatim yang hidup dengan segala kemiskinan di kampung pesisir pantai yang jauh dan sepi. Hanya ada 40 kepala keluarga, tanpa listrik, tanpa air bersih.

Ibunda Gani hanyalah pedagang kue. Tapi tekad, keberanian dan kemauan Gani Lasa untuk sekolah tetap tinggi. Gani kecil yang baru lulus SD  harus mendayung sampan ke Tanjung Pinang dari jam 17.00 hingga pukul 06.00. Dia harus berjuang melawan ombak dan badai agar dapat melanjutkan sekolahnya di PGA Tanjung Pinang. Ketika di PGA itulah pertama kali Gani bersekolah menggunakan sepatu. Tak kalah pahit, ketika Gani harus merantau untuk menuntut ilmu di Yogyakarta.

Sukses menyelesaikan sekolahnya, Gani Lasa kembali ke kampung halamannya, membangun kota Batam dan menghidupkan nelayan hingga sukses seperti sekarang ini.

Menariknya, Mimpi Anak Pulau nantinya tidak hanya ditayangkan di bioskop dalam negeri. “Ada kabar baik, nantinya film ini juga akan tayang di negara serumpun seperti Malaysia, Singapura dan Brunei,” pungkas Kiki. [syah]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT