Pemkab Sampaikan Ranperda Penyertaan Modal PT BLJ

Selasa, 13 Maret 2012 - 17:38:08 WIB
Share Tweet Google +

Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyertaan Modal ke PT Bumi Laksamana Jaya dan PT Bank Riau-Kepri melalui rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah, Selasa (13/3).

Dalam pidato pengantar Bupati Bengkalis yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah H Asmaran Hasan, anggaran untuk penyertaan modal sudah dianggarkan di APBD 2012. Sesuai aturan yang berlaku, bahwa setiap penyertaan modal oleh Pemerintah Daerah harus memiliki Peraturan Daerah (Perda) sebagai landasan atau payung hukumnya.

Disampaikan Sekda, untuk penyertaan modal ke PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ), Pemkab menganggarkan dana sebesar Rp300 miliar. Dana tersebut akan diperuntukkan  sebagai modal awal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut untuk menarik konsorsium pembangunan pembangkit listrik di Duri dan Kawasan Industri Buruk Bakul dengan nilai investasi sebesar Rp1,6 triliun.

"Kedua pembangkit ini akan dibangun pertengahan tahun 2012. Jika terealisasi maka akan mampu melayani kebutuhan energi sekitar 23 ribu rumah dan 230 industri menengah," jelas Sekda.

Ditambahkan Sekda, dengan ketersediaan energi akan mampu menggerakkan roda perekonomian sehingga masyarakat sejahtera. Di samping itu akan memberikan multipalyer effect terhadap masyarakat yang berada di sekitar berdirinya kedua pembakit tersebut.

Di samping itu BLJ juga sudah menyiapkan sejumlah program coorporate social responsibility dari keuntungan yang diperoleh perusahaan nantinya. Seperti program beasiswa dan menaikkan haji masyarakat yang tidak mampu.

Demikian pula rencana penyertaan modal sebesar Rp20 miliar kepada Bank Riau-Kepri.  Menurut Sekda, Pemkab Bengkalis selama ini telah menginventasikan modal sebesar Rp100 miliar lebih dengan memperoleh keuntungan atau deviden sebesar Rp70 miliar lebih.

Di samping itu, penyertaan modal ini juga merupakan bagian dari upaya pembinaan pemerintah daerah terhadap BUMD sehingga bisa berkembang serta meningkatkan pendapatan dan penerimaan daerah.

Sementara itu Ketua DPRD Bengkalis Jamal Abdillah mengatakan pihaknya akan secepatnya membahas Ranperda Penyertaan Modal ini dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Jika seandainya dalam pembahasan nanti tidak ditemukan hal-hal yang bisa menimbulkan persoalan di kemudian hari, maka DPRD tentu akan mengesahkan Ranperda Penyertaan Modal ini menjadi Perda. Sebaliknya, jika dalam pembahasan nanti ada ditemukan hal-hal yang tidak sesuai, maka DPRD akan menkaji lebih dalam lagi.

"Kawan-kawan di DPRD akan secepatnya membahas kedua ranperda dengan mengedepan sikap kehati-hatian supaya tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," tegas Jamal seraya menambahkan bahwa DPRD akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna membahas kedua Ranperda ini.**us

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT