PAC tak Bulat Dukung Firdaus

Sabtu, 10 Maret 2012 - 19:28:16 WIB
Share Tweet Google +

Kesiapan Walikota Pekanbaru Firdaus MT untuk menjadi Ketua DPC Demokrat Pekanbaru menggantikan Suratiny Sulesdianingrum, sepertinya tidak berjalan mulus. Jika sebelumnya panitia pelaksana Musyawarah Cabang (Muscab) mengagendakan pemilihan Ketua DPC akan selesai sebelum jam 17.00 sore tadi, nyatanya harus ditunda hingga lepas sholat maghrib nanti. Beredar informasi suara PAC tidak bulat memilih Firdaus MT, ditengah munculnya jagoan baru.

Ketua Panitian Pelaksana, Zulkarnain didampingi Koordinator acara, Irwan Richard mengaku tertundanya agenda pemilihan ketua tersebut, semata disebabkan singkatnya waktu menjelang sholat maghrib. Berdasarkan kesepakatan seluruh peserta Muscab, maka disepakati pemilihan ketua ditunda selama dua jam.

"Pemilihan ketua memang kita tunda mengingat jadwal sholat magrib sudah dekat. Selain itu, penundaan ini juga untuk mempersiapkan administrasi dan verifikasi pemilihan nanti," kata Zulkarnaian di lobi Hotel Mutiara Jalan Yos Sudarso, Sabtu (10/03/12).

Kendati begitu, Zulkarnain tidak membantah bahwa intrik politik juga terjadi dalam Muscab ini. Namun semuanya amsih dalam batas toleransi dan susana juga berjalan kondusif. “Kalaupun dikatakan ini ada intrik politik, wajarlah dalam dunia politik itu terjadi. Tapi semuanya masih dalam batasan wajar dan suasana juga berjalan kondusif,” ucap Zulkarnain.

Berdasarkan informasi yang berkembang, penundaan ini terjadi karena dukungan suara untuk Firdaus MT tidak bulat. Dari 12 suara Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang ada, hanya 6 orang yang suaranya bisa diamankan untuk Firdaus MT.  Keenam PAC tersebut yaitu PAC Lima Puluh, PAC Pekanbaru Kota, PAC Tampan, PAC Rumabi dan PAC Senapelan. Sedangkan 6 PAC lagi diduga suaranya masih liar. Kuat duagaan suara 6 PAC ini berupaya ‘diamankan’ untuk memenangkan calon lain yang tiba-tiba namanya muncul.

"Pemilihan ditunda dulu karena hanya ada 6 PAC yang masuk keruangan saat pemilihan akan berlangsung, sisanya entah kemana. Ini diduga mereka diamanakan untuk memilih saudara Asri, calon yang namanya barusan muncul," ucap salah seorang kader yang meminta namanya tidak disebutkan.

Menyikapi informasi ini, Ketua DPD Demokrat Riau, Mambang Mit yang jauh-jauh hari sudah menyatakan dukungan untuk Firdaus, mengaku tidak mengetahui munculnya nama Asri tersebut. Begitu juga masalah penundaan, diakui Mambang karena mepetnya jadwal dengan waktu Maghrib.

"Saya belum mendengar adanya nama calon baru itu. Lagi pula, siapun calon yang akan muncul, akan diketahui saat pemilihan nanti. Kalau masalah penundaan jadwal, ini karena panitia dan peserta yuang menginginkannya agar tidak tegesa-gesa menjelang sholat Maghrib," jelasnya.**sr

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT