Dewan Minta Aparat Tangkap Penimbun BBM

Sabtu, 10 Maret 2012 - 18:45:10 WIB
Share Tweet Google +

Ketua DPRD Pelalawan meminta aparat penegak hukum agar menangkap para pelaku penimbun bahan Bakar Minyak (BBM). Pascalnya, saat ini sudah mulai terjadi kelangkaan minyak di kabupaten Pelalawan. Bahkan yang sering terjadi kelangkaan minyak sebelum dan menjelang kenaikan BBM tersebut.

Ketua DPRD Pelalawan, H Zakri di Pangkalan kerinci menuturkan, terjadi kelangkaan minnyak didaerah menjelang kenaikan BBM yang akan diberlakukan oleh pemerintah pusat tidak lama lagi. Dalam hal ini ia mengharapkan pada penegak hukum dan dinas terkait untuk melaklukan pengawasan secara ketat.

Hal itu dilakukan supaya naiknya BBM tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab untuk melakukan penimbunan dengan mencari keuntungan diatas penderitaan masyarakat didaerah ini. "Untuk itu kalau ada dijumpai para pelaku melakukan penimbunan BBM kita minta aparat hukum didaerah ini supaya menindak tegas para pelaku penimbun BBM," jelasnya.

Untuk mengantisipasi agar jangan terjadi kelangkaan minyak, pihaknya sudah menghimbau pada Bupati Pelalawan dan pihak Distamben
Pelalawan agar mencarikan solusinya. Kondisi stok minyak didaerah ini harus dikembalikan seperti sebelumnya dan stabil pendistribusiannya ke masing-masing SPBU didaerah ini. Namun baru-baru ini telah terjadi kelangkaan BBM.

Sementara khusus untuk para pengecer yang membeli minyak pakai jerigen kepada pihak terkait harus lebih diawasi. Pengisian geregen boleh-boleh saja, asalkan ada surat rekonedasi dari desanya masing-masing. Karena bagi warga desa-desanya jauh dari lokasi SPBU bisa dengan mudah membeli BBM di desanya.

"Karena tak mungkin hanya untuk mengisi kendaraannnya warga di desa terpencil harus pergi ke Pangkalan Kerinci untuk membeli minyak 2-3 liter saja. Cukup mereka membeli minyak pada para pengecer didesanya saja," ujar H. Zakri.**shr

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT