Oknum LSM Ingkar Janji, Dir RSUD Pelalawan Merasa Diperas

Selasa, 06 Maret 2012 - 18:33:03 WIB
Share Tweet Google +

loading...

PELALAWAN - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih pangkalankerinci, Kabupaten Pelalawan, dr. Desi Kustiati, MM, mengaku merasa terganggu oleh sejumlah LSM yang berdomisili di Pelalawan, pasalnya setelah mencuat kasus pemusnahan Limbah Jarum Suntik rumah sakit Eka Hospital, Pekanbarau, di sejumlah media, beliau mengaku sudah tidak nyaman lagi dan takut untuk bekerja.

"Saya merasa sudah tidak  nyaman lagi bekerja memimpin RSUD, lagi karna setiap hari diteror oleh oknum LSM, dan takut," ujarnya di lantai Tiga Ruaangan Rapat, Aula kantor bupati Pelalawan, Selasa (6/3), kepada sejumlah wartawan.

Menurut sejumlah sumber di RSUD Selasih, Desi tidak nyaman bekerja karna telah di peras oleh oknum LSM, Inisial Ws yang mengancam akan melaporkanya ke Jaksa, karna desi, dituduh pratik pungutan liar yang telah berjalan selama satu tahun.

Awalnya pada tahun 2007 lalu rumah sakit ini membeli alat bernama Insinerator. Mesin ini berguna untuk menghancurkan limbah jarum suntik yang dimiliki RSUD Selasih dan Puskesmas Rumah Sakit bertaraf Internasional memusnahkan limbahnya ke RSUD ini.

"Tidak tanggung tanggung LSM ini meminta uang sejumlah 180 juta rupiah, namun Desi hanya menyanggupi sebahagianya saja," Ujar Sumber ini.

Berdasarkan keterangan sumber ini, Setelah memberi uang tutup mulut kepada oknum LSM ini, Okonum Ws ini berjani tidak akan membocorkan kasus Desi kepada pihak lain, namun kenyataannya, berita terhadap kasus ini mencuat kemana - mana, bahkan tim dari kejaksaan Pangkalankerinci pun telah melakukan pengecekan terhadap alat yang bisa memusnahkan jarum sunti yang banyak mengandung Kuman ini.***/tim


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT