Larang Rayakan Tahun Baru di Aceh Walikota Kawal Masyarakat

Jumat, 01 Januari 2016 - 00:00:06 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com- Dalam menyambut tahun baru Masehi, Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal ikut serta menghimbau masyarakat untuk tidak merayakan tahun baru, yang sudah berada dipos utama, tepatnya di Simpang Lima pada pukul 22.45 di kota Banda Aceh, pada Kamis (31/12/15) malam.

Illiza Sa’aduddin Djamal saat kepada media mengatakan rutinitas masyarakat tidak bisa kita hindarkan, apalagi ini malam Jumat, di Banda Aceh selalu ada zikir, kemungkian akan menjadi titik kemacetan setelah usai zikir, pastinya titik terberat diseputaran Mesjid Raya Baiturrahman.

“Biasanya setiap malam Jumat selalu ada zikir di kota Banda aceh, dan kita tidak melarang itu, itu rutinitas yang dilakukan, dan itu sesuatu yang sangat baik, tetapi waktu kembalinya nanti ada kemungkinan terjadi kemacetan”, ungkapnya.

Masih Illiza, himbauan untuk tutupnya warung di seputaran di kota Banda Aceh pada pukul 22.00 malam, juga salah satu untuk menghindar hal – hal yang tidak diinginkan pada perayaan tahun baru ini, karena itu salah satu pusat keramaian.

"Kita tidak memperbolehkan operasional warung-warung diatas pukul 22.00 WIB ini disebabkan tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, warung juga salah satu pusat keramaian”, tambahnya.

“Semua masyarakat kita, masyarakat yang beriman dan cinta kepada Allah, bukan karena patuh pada perintah walikota atau perintah siapa-siapa, tetapi mereka tahu akibat dari perayaan tahun baru ini bukan akidah dari agama kita”, tutupnya.

Illiza Sa’aduddin Djamal juga mengelilingi seputaran kota Banda Aceh, dengan mobil polisi untuk menghimbau masyarakat untuk tidak merayakan tahun baru, dikawal langsung Polisi dan TNI. [fahzian]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT